History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

CDC Akan Ajukan Pemberian Ganti Rugi Terkait Kebocoran Data Pribadi Pasien HIV

  • 20 June, 2018
  • Editor
CDC Akan Ajukan Pemberian Ganti Rugi Terkait Kebocoran Data Pribadi Pasien HIV
CDC Akan Ajukan Pemberian Ganti Rugi Terkait Kebocoran Data Pribadi Pasien HIV

        (Taiwan, ROC) – Pusat Pencegahan Penyakit Menular Rumah Sakit Kunming Taipei disebutkan mengalami kebocoran 3.000 data pribadi pasien penderita virus HIV. Wakil Kepala Dewan Pencegahan Penyakit Menular atau CDC, Luo Yi-cyun pada hari Rabu tanggal 20 Juni menyampaikan bahwa usai terjadi kasus kebocoran data tersebut, pihaknya masih akan terus melakukan pengamatan terkait, dan menekankan bahwa data pribadi pasien tidak terdapat lagi di dalam situs internet, sehingga meminta semua pasien dapat menenangkan diri dan jangan khawatir. Luo menjelaskan berkenaan dengan pasien yang dirugikan, maka pihaknya akan mengajukan ganti rugi negara.

        Direktur Pusat Pencegahan Penyakit Rumah Sakit Kunming Yen Muh-yong mengakui adanya kejadian kebocoran data pribadi pasien, dan telah mengaktifkan sistem penanganan darurat, menghapuskan semua data yang ada, memperbaiki sistem pengoperasian dan menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak akan memberikan dampak besar bagi para pasien penderita virus HIV.

        Luo Yi-cyun menjelaskan bahwa pihak CDC menerima laporan dari pihak rumah sakit pada tanggal 6 September 2016, dimana dalam salah satu makalah internasional ditemukan adanya pengunduhan data dalam laporan yang diberikan oleh salah satu peneliti terkait Chuang Phing pada tahun 2007. Dalam laporan tersebut terdapat tabel grafik, dimana tercantum data pribadi pasien penderita virus HIV. Sesaat ditemukan hal tersebut, maka pihak CDC segera mengaktifkan pengamanan data, menghapus data dan menurunkan data dari platform yang ada.

        Namun pada tanggal 13 September, pihak kepolisian menemukan adanya data berbentuk tulisan yang terdapat dalam salah satu situs, namun karena situs terkait bukan bagian dari ruang lingkup penanganan hukum Amerika Taiwan, maka pihaknya hanya mampu meminta perusahaan terkait untuk dapat menurunkan data dari situs dan menghapus jejak rekam situs tersebut.

        Luo Yi-cyun menjelaskan bahwa situs yang disebutkan tersebut telah dihapus, dan hingga saat ini masih dilakukan pengamatan yang ketat, dan belum menemukan kembali adanya data pribadi pasien penderita virus HIV, sehingga pihaknya meminta semua pasien untuk tidak terlampau khawatir.

        Sehubungan dengan tidak memberitahukan kepada pasien berkenaan dengan kebocoran data di saat pertama, pihaknya mempertimbangkan bahwa ini merupakan kasus khusus dan jika diumumkan keluar justru akan semakin memperkeruh suasana dan memungkinkan pihak ke tiga untuk melakukan pencurian data.

        Luo kembali menjelaskan sehubungan dengan kerugian yang dialami oleh pasien, maka pihaknya akan mengajukan tuntutan ganti rugi kepada pemerintah, dengan nilai sebesar NT$ 20 ribu per pasien.

Komentar

Terbarumore