(Taiwan/ROC) --- Dikarenakan masih terdapat pro dan kontra akan amandemen rancangan undang-undang (RUU) dana pensiun terkait peraturan layanan prajurit angkatan darat, laut dan udara, Ketua Yuan Legislatif Su Chia-chyuan (蘇嘉全) pada Selasa (19/6) mengajak Partai Oposisi (KMT) untuk berdiskusi. Setelah Partai DPP melakukan koreksi kecil, Partai KMT menyatakan kesetujuannya. Atas ketentuan yang telah disetujui, Yuan Legislatif pada hari ini akan mengadakan sidang pembacaan kedua. Dan untuk butir yang masih belum mencapai kesepakatan akan diputuskan kembali pada esok hari.
Yuan Legislatif pada Selasa (19/6) mengadakan rapat guna membahas amandemen RUU dana pensiun terkait peraturan layanan prajurit angkatan darat, laut dan udara. Dalam rapat hari ini, dibahas beberapa butir yang tercantum dalam RUU. Namun dikarenakan masih terdapat beberapa butir yang masih belum mencapai konsensus, Su Chia-chyuan selaku Ketua Yuan Legislatif akan terus menggelar diskusi dengan pihak Partai Oposisi, yakni KMT. Diharapkan melalui diskusi yang digelar, dapat mengurangi perbedaan pendapat antar kedua partai.
Pada mulanya terdapat 16 butir yang belum mencapai kesepakatan, meliputi dasar dana pensiun, bunga 18%, tanggal pelaksanaan dan lain-lain. Setelah Partai DPP melakukan koreksi dan menggelar diskusi, masih tersisa 15 butir yang belum mencapai tahap kesepakatan.
Pada akhirnya, setelah Partai KMT menyatakan kesepakatannya, Yuan Legislatif pada Selasa (19/6) menggelar diskusi dan menggelar sidang pembacaan kedua bagi butir pasal yang telah disetujui. Untuk butir yang masih belum mencapai kesepakatan, akan kembali digelar rapat pembahasan pada Rabu (20/6).
Su Chia-chyuan mengatakan, “Bagi butir pasal yang telah disepakati bersama, telah digelar sidang pembacaan kedua. Dan untuk yang masih belum disepakati, akan dibahas kembali esok hari.”
Pada bagian dana santunan bagi prajurit yang gugur dalam bertugas, pada awalnya anggota dewan Lin Wan-i (林萬億) setuju untuk tidak memaksakan ketentuan masa pernikahan minimal 10 tahun. Tetapi setelah melalui rapat pembahasan dengan Partai DPP, maka diputuskan bagi prajurit yang gugur dalam bertugas, maka anggota keluarga dapat memperoleh dana santunan, dengan minimal masa pernikahan 10 tahun. Untuk butir ini, masih terdapat pro dan kontra. Ketua Yuan Legislatif Su Chia-chyuan mengemukakan bahwa amandemen RUU akan diselesaikan pada Rabu (20/6) esok hari.