(Taiwan, ROC) – 1 Agustus dini hari, telah terjadi ledakan beruntun yang dahsyat di kota Kaoshiung, tepatnya di kawasan Jianjhen, kawasan Lingya. Hingga berita ini diturunkan telah menyebabkan 20 orang meninggal dunia dan 270 orang luka-luka berat dan ringan. 5 orang di antaranya yang meninggal dunia adalah dari satuan pemadam kebakaran yang tengah memberikan pertolongan kepada para warga yang tinggal di wilayah tersebut.
Ledakan dahsyat yang terjadi beruntun tersebut, diperkirakan karena adanya kebocoran pada selang pipa gas yang tertanam di jalan-jalan kota Kaoshiung.
Asosiasi Pekerja Medis atau TMAL911 pada waktu yang bersamaan telah memberikan pernyataan melalui situs facebooknya berkenaan dengan kasus ledakan dahsyat tersebut. Permintaan dari TMAL911 juga tertulis di dalam laman mereka, antara lain:
- Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan medis tetapi bukan karena akibat ledakan tersebut, sebaiknya meminta bantuan pada klinik di sekitarnya, sehingga instansi rumah sakit dapat memberikan bantuan pertolongan bagi para korban ledakan yang hingga kini belum semuanya selesai.
- Pusat penangangan medis darurat atau EOC wilayah Kaoshiung, Pintung, diminta agar dapat segera mengumumkan bantuan yang sekiranya diperlukan.
- Bagi para warga yang berhasil menyelamatkan diri dari ledakan tersebut atau bagi pihak yang memberikan bantuan kepada para korban, untuk dapat segera memberikan informasi di laman berikut di bawah ini, sehingga sanak saudara atau family atau teman yang peduli dengan keadaan di kota Kaoshiung dapat mengetahui keadaan masing-masing pihak.
Adapun situs yang dimaksudkan adalah sebagai berikut:
http://hackfoldr.org/Kaohsiung-explode-20140801
Bagi warga yang berhasil menyelamatkan diri, diharapkan bisa segera memberitahukan kepada keluarga, sanak saudara atau teman, yang peduli dengan Anda. Adapun informasi tersebut, khusus bagi masyarakat Indonesia yang berada di kawasan tersebut, juga dapat memberitahukannya melalui facebook RTISI.