(Taiwan, ROC) Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan hari Jumat (15/6) mengumumkan 10 besar penyebab kematian tahun 2017 yang mana penyakit kanker selama 36 tahun berturut-turut masih menempati urutan teratas, di urutan ke dua adalah penyakit jantung, pneumonia dan Cerebrovaskular. Jumlah kematian tahun 2017 sebanyak 171.857 orang di mana perbandingan kematian berdasarkan gender memperlihatkan jumlah pria lebih banyak 1,4 kali lipat dari perempuan, sehubungan dengan semakin cepatnya penuaan populasi penduduk sehingga kematian dari penduduk berusia di atas 65 tahun mencakup 70% lebih dari jumlah kematian keseluruhan; rata-rata waktu kematian adalah setiap 3 menit 3 detik.
Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan mengumumkan data statistik kematian yang mana penyebab kematian tertinggi masih tetap sama yaitu penyakit kanker yang sudah selama 36 tahun berturut-turut menduduki urutan teratas, diikuti dengan pneyakit jantung, pneumonia, cerebrovaskular, diabetes, luka karena kecelakaan, penyakit akut saluran pernafasan, hipertensi, gangguan ginjal dan nefropati, penyakit hati kronis dan sirosis.
Penyakit kanker yang selama 36 tahun berturut-turut menjadi penyebab kematian pertama di Taiwan yang mana dalam data statistik terbaru memperlihatkan urutan tingkat kematian akibat penyakit kanker adalah kanker paru-paru, kanker hati, kanker usus, kanker kolorektal dan kanker anus, kanker payudara pada perempuan, kanker mulut, kanker prostat, kanker lambung, kanker saluran pencernaan, kanker rahim dan sebagainya yang mana jumlah keseluruhan yang meninggal karena penyakit kanker sebanyak 48.037 orang, mengores angka tertinggi dalam sejarah.
Jumlah angka kematian tahun 2017 sebesar 171.857 orang yang apabila dirata-ratakan setiap hari ada 471 orang yang meninggal. Jumlah warga Taiwan yang meninggal berusia di atas 65 tahun selama tahun 2017 mencapai 123.543 jiwa atau mencapai 71,9% dari jumlah keseluruhan. Meskipun tingkat usia kematian bertambah 1% namun sehubungan dengan semakin cepatnya penuaan penduduk sehingga jumlah penduduk lansia semakin bertambah sementara tingkat kematian mengalami penurunan 4,2%. Kepala Statistik Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, Hsu Jun-chiang mengatakan, “Penduduk lanjut usia berusia antara 65 – 85 tahun, meskipun jumlah kematian bertambah tetapi penambahan populasi penduduk lanjut usia yang cepat sehingga angka kematian menjadi turun.”
Pneumonia yang sejak tahun 2016 masuk dalam 10 besar, tahun ini menduduki urutan ke 3, pasien pneumonia yang meninggal terus bertambah mencapai 12.480 jiwa, merupakan fenomena yang sulit dihindari komunitas penduduk lansia. Wakil Pusat Pengendalian Penyakit (CDC), Luo Yi-jun mengatakan, ”Dari seluruh pasien penderita pneumonia yang meninggal, 91% darinya berusia di atas 65 tahun, 50% lebih berusia diantaranya berusia di atas 85 tahun, oleh karena itu pada komunitas lansia penyakit pneumonia hanya bisa melakukan pencegahan tetapi tidak dapat dengan cepat menurunkannya, kami terus mempromosikan vaksinasi pneumonia dan flu sebagai pencegahan pada kaum lansia.”
Menilik dari gender, pada tahun 2017 jumlah kematian laki-laki mencapai 101.685 jiwa sedangkan perempuan 70.171 jiwa yang berarti jumlah kematian pria lebih banyak 1,4 kali dari perempuan. Dalam 10 penyebab kematian terbanyak, tingkat kematian pria lebih banyak dari perempuan akibat kecelakaan, penyakit akut pernafasan, penyakit hati kronis dan sirosis yang meningkat paling banyak.