History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pertemuan Trump-Kim, Anggota Kaukus: 3 Inti Pengamatan Utama

  • 11 June, 2018
  • Editor
Pertemuan Trump-Kim, Anggota Kaukus: 3 Inti Pengamatan Utama
Pertemuan Trump-Kim

(Taiwan, ROC) Pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Negara Korea Utara Kim Jong-un akan berlangsung pada tanggal 12 Juni 2018 di Singapura, pertemuan bermakna bersejarah menjadi sorotan perhatian bagi pemerintah negara-negara kawasan Asia Pasifik, sehubungan dengan hal ini Komite Pertahanan Nasional dan Luar Negeri, Yuan Legislatif turut mengamati pertemuan penting ini.

Anggota kaukus partai Kuomintang(KMT) Johnny Chiang(江啟臣) pada hari Senin ini tanggal 11 Juni 2018 menyampaikan, masa lalu semenanjung Korea dengan isu konflik Asia Timur Laut, akan tetapi kini mulai terlihat banyak perkembangan, sebaliknya selat Taiwan yang menjadi isu konflik, ini menunjukkan Taiwan menghadapi tantangan berat.

Lebih lanjut dijelaskan, pertemuan Trump-Kim tidak hanya melibatkan Korea Utara dan Amerika Serikat saja, dibalik itu banyak sekali peran politik dari negara lainnya, tidak memperhatikan keberhasilan dari pembahasan pertemuan tersebut, tim keamanan nasional sudah pasti memiliki strategi penanggulangannya. Johny Chiang mengatakan, “Pertemuan Trump-Kim dengan hasil perkembangan hubungan di masa mendatang pasti akan mempengaruhi selat Taiwan, karena di tengah hal ini ada interaksi Daratan Tiongkok-Amerika Serikat, bahkan jika merupakan diskusi damai, namun saya yakin saat mempertimbangkan kepentingan negara sendiri masih ada peran penting di masa depan, dikarenakan perubahan situasi semenanjung Korea tidak hanya berpengaruh bagi dua negara Korea saja, namun melibatkan Daratan Tiongkok, Amerika masih ada Rusia, maka instansi keamanan nasional kita wajib memiliki tindakan penanggulangan yang berbeda.”

Akan tetapi, anggota kaukus partai Demokrat Progressif(DPP) Luo Chih-cheng mengatakan, kawasan selat Taiwan menurut pandangan dunia di masa jangka panjang ada kemungkinan menjadi titik kawasan perang, namun tidak berarti selat Taiwan menjadi riskan, ia beranggapan mempertimbangkan situasi perkembangan Korea saat ini serta pertemuan Trump-Kim, sebenarnya semakin jelas dan pentingnya posisi Taiwan yang strategis. Luo Chih-cheng mengatakan, “Bagaimanapun, Donald Trump dan Kim Jong-un masing-masing ada hal yang tidak dapat diprediksikan, maka dalam usai pertemuan Trump-Kim baru dapat diketahui hasilnya, tidak dapat dipungkiri, kini kawasan Asia telah memasuki era perubahan, bagaimana dengan arah masa depan, selain turut menggerakkan interaksi dengan negara besar, juga memberi pengaruh kepada pemimpin negara dalam mengeluarkan strategi kebijakan.”

Luo Chih-cheng(羅致政) beranggapan, hal yang disoroti dalam pertemuan Trump-Kim, mencakup promosi strategi Amerika Indo Pasifik, arah pembahasan dari pihak Amerika Serikat dan interaksi antara Amerika Serikat-Daratan Tiongkok, semua ini menjadi bagian pengamatan penting bagi masyarakat Taiwan.

Komentar

Terbarumore