(Taiwan, ROC) – Universitas Shih Chien pada hari Sabtu tanggal 9 Juni menggelar upacara wisuda. Dalam wisuda kali ini, kebetulan saja ada Pangeran Eswatini, Buhlebenkhosi, yang juga menjadi salah satu mahasiswa yang diwisuda, sehingga menjadi pusat perhatian media. Dalam upacara wisuda tersebut, juga dihadiri oleh Wakil Presiden Chen Chien-jen, Raja Mswati III, Menteri Luar Negeri Joseph Wu. Guna mengapresiasi hubungan diplomatik yang terjalin antar ke dua negara, termasuk kontribusi yang diberikan, Universitas Shih Chien secara khusus memberikan gelar “Profesor Kehormatan” kepada Raja Mswati III. Selain itu, Pangeran Buhlebenkhosi memutuskan akan tetap tinggal di Taiwan dan melanjutkan kuliah hingga ke strata 2. Wakil Presiden Chen juga mengharapkan Pangeran Buhlebenkhosi dapat menjadi jembatan penghubung terbaik dalam hal hubungan diplomatik antar kedua negara.
Raja Mswati III beserta putri menghadiri upacara wisuda Pangeran Buhlebenkhosi yang digelar pada hari Sabtu tanggal 9 Juni. Pihak Universitas Shih Chien menyampaikan bahwa sejak Mswati III dinobatkan sebagai Raja Eswatini pada tahun 1986, mampu menunjukkan hasil yang baik dalam menjalankan tugas kenegaraannya. Dalam dunia internasional, Eswatini juga menyatakan dukungannya kepada Taiwan dan tali persahabatan mampu terjalin selama 50 tahun. Selain itu Raja Mswati III juga berupaya semaksimal mungkin dalam mewujudkan perdamaian di kawasan Afrika. Semua kontribusi yang dilakukan oleh Raja Mswati mendapat apresiasi tinggi dari pihak universitas, sehingga diberikan gelar “Profesor Kehormatan” untuknya.
Dalam kata sambutannya, Raja Mswati III tidak lupa menyatakan terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepadanya, selain itu juga mewakili putranya untuk menyatakan terima kasih kepada pihak sekolah, serta meyakini kemampuan pendidikan Taiwan yang dinilai sangat baik. Raja Mswati III mengatakan bahwa pendidikan di Taiwan bisa menjadi sebuah contoh teladan, karena Taiwan yang tidak memiliki sumber daya alam berlimpah, namun mampu melenggang di atas panggung internasional.
Pangeran Buhlebenkhosi sendiri mengambil jurusan manajemen internasional, dan dalam kata sambutan yang diberikan dalam bahasa Mandarin, ia menyatakan rasa terima kasih kepada semua dosen yang telah berbagi ilmu dengannya, dan mendoakan agar semua mahasiswa yang diwisuda mampu berkarya dan mencapai harapannya masing-masing. Pangeran Buhlebenkhosi juga menyebutkan bahwa ia sangat menyukai Universitas Shih Chien, Taiwan, dan memutuskan untuk melanjutkan pendidikan strata 2 di Taiwan.
Wakil Presiden Chen Chien-jen dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa Pangeran Buhlebenkhosi adalah mahasiswa yang berkualitas, gemar mengikuti beragam aktivitas, memahami kebudayaan dan perekonomian Taiwan, serta berupaya keras memperkenalkan negara Eswatini. Chen gembira mengetahui bahwa Pangeran Buhlebenkhosi memutuskan untuk menetap melanjutkan pendidikan di Taiwan, dan diharapkan Pangeran Buhlebenkhosi bisa menjadi media jembatan penghubung yang baik bagi kedua negara.