(Taiwan, ROC) – Wakil Kepala Kantor Perwakilan Korea di Taiwan, Park Kijun, pada hari Sabtu tanggal 9 Juni mengemukakan bahwa Korea dan Taiwan tengah bekerjasama mengusung program mutualisme bidang keimigrasian, dimana diprediksi pada akhir bulan Juni akan segera diberlakukan kemudahan akses pintu imigrasi di bandara, sehingga mampu meningkatkan jumlah wisatawan. Untuk tahun 2018, jumlah wisatawan antar Taiwan dan Korea diperkirakan mampu menembus angka 2 juta orang.
Park Kijun menjelaskan bahwa Taiwan dan Korea yang mengusung kemudahan akses pintu imigrasi di bandara, mampu meningkatkan jumlah wisatawan kedua belah pihak, serta berbagai bentuk pertukaran yang tengah dilakukan. Ke depannya, wisatawan asal Taiwan yang berkunjung ke Korea, dapat menggunakan pintu e-Gate di bandara, yang mampu mengurangi waktu antri di pintu imigrasi bandara, demikian juga sebaliknya.
Park Kijun menyebutkan dirinya percaya bahwa junmlah wisatawan yang hilir mudik di kedua belah tempat ini, mampu menembus angka 2 juta orang sebegitu kebijakan pintu e-gate diberlakukan pada akhir Juni mendatang.
Merujuk kepada data statistik dari Departemen Pariwisata, jumlah wisatawan asal Korea ke Taiwan pada tahun lalu mencapai angka 1.054.708 orang. Sementara pada tahun yang sama, jumlah wisatawan asal Taiwan yang melakukan perjalanan ke Korea tercatat sebanyak 888.526 orang.
Selain itu pada November 2017, pihak Australia mengumumkan bahwa Taiwan akan turut diberlakukan dalam daftar kawasan yang mendapatkan kemudahan penggunaan e-Gate di Bandara. Bagi pemegang paspor Taiwan elektronik, maka bisa menggunakan kemudahan akses ini untuk masuk ke Australia. Hal yang serupa juga diberlakukan oleh Taiwan, dimana wisatawan asal Australia bisa menggunakan pintu e-Gate untuk masuk ke Taiwan.
Amerika adalah negara pertama yang memberikan fasilitas kemudahan bagi Taiwan tanpa terkecuali, untuk bisa menggunakan e-Gate saat berkunjung ke Amerika.