(Taiwan, ROC) Presiden Tsai Ing-wen hari Jumat (8/6) pagi mengelar upacara militer penyambutan rombongan H.M. King Mswati III, Raja Swaziland, negara sahabat diplomatik Taiwan di benua Afrika. Dalam kata sambutannya Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, tahun ini hubungan persahabatan Taiwan dan Swaziland sudah memasuki tahun ke 50, kedua negara telah berjalan dan saling membantu selama 50 tahun, telah mengkumulatif kerja sama dalam bidang medis, obat-obat pertanian, pelatihan pendidikan dan lainnya. Presiden Tsai juga mengucapkan terima kasih pada Swaziland yang mendukung Taiwan untuk dapat berpartisipasi dalam ajang internasional dan berharap kedua belah pihak dapat saling memperdalam hubungan dengan cara saling membantu dan saling memberikan keuntungan.
Setelah upacara penyambutan dilanjutkan dengan pembicaraan persahabatan, Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan, baru bulan April kemarin ia berkunjung ke Swaziland untuk menghadiri perayaan ulang tahun ke 50 Mswati III dan perayaan HUT ke 50 Swaziland dan pada saat itu Mswati III menyampaikan ini merupakan kunjungan kenegaraan perdana, perkataan ini disambut dengan tepuk tangan dari mereka yang hadir.
Presiden Tsai Ing-wen sekali lagi mengucapkan terima kasih pada Swaziland yang memberikan dukungan pada Taiwan, ia juga mengemukakan, meskipun Taiwan mengalami kesulitan dalam partisipasi internasional tetapi tidak pernah berpikiran untuk menjadi terkucilkan, kualitas Taiwan tidak akan memburuk dan tidak akan mengunakan cara diplomatik uang namun juga tidak akan menyerah untuk turut berpartisipasi dalam dunia internasional. Taiwan memiliki kemampuan dan keinginan untuk memberikan lebih banyak sumbangsih bagi masyarakat sosial dunia, merencanakan kerja sama bersama dengan negara sahabat diplomatik, membahas sepenuhnya agar negara-negara sahabat diplomatic bisa merasakan perubahannya, ini baru merupakan hubungan luar negeri. Presiden juga menegaskan, Taiwan menghadapi banyak tantangan tetapi tidak akan pernah roboh.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Taiwan adalah negara kepulauan dengan tetangga yang kuat di sekitarnya dan juga kerapkali menghadapi tantangan bencana alam namun kami tidak pernah roboh menghadapi pertempuran ini, semakin banyak dilemma membuat kami semakin berani tetapi saya yakin semua orang pasti setuju kalau keberanian akan mendapat dukungan dari sahabat baik.”
Mswati III dalam kata sambutannya menyampaikan, Presiden Tsai Ing-wen sendiri yang menemaninya dalam kunjungan kali ini hal ini memperlihatkan keakraban hubungan bilateral, seperti pada tanggal 7 Juni kemarin bersama-sama menyaksikan pelatihan militer Han Kuang, membuatnya sangat terkesan dengan standar dan perkembangan militer Taiwan.
Mswati III menegaskan, dasar hubungan bilateral yang kokoh ini adalah upaya dari mantan-mantan pemimpin sebelumnya, selaku pemimpin negara ia akan berhati-hati dan menjaga hubungan bilateral ini serta menurunkannya pada generasi berikutnya. Ia juga mengemukakan, beberapa waktu lalu Swaziland mengutus rombongan ke Taiwan dan telah memastikan perjanjian kerjasama ekonomi bilateral, ini merupakan perkembangan penting bagi Swaziland, ia juga berharap Swaziland dapat turut dalam kebijakan baru ke arah selatan yang dicanangkan Taiwan.
Mswati III juga kembali menyampaikan akan bersikeras mendukung Taiwan dalam partisipasi internasional dan berharap Taiwan bisa berbagi pengalaman dan pengetahuannya pada masyarakat dunia.