(Taiwan, ROC) Meskipun Taiwan ditolak oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tetapi tetap terus menyerukan suaranya. organisasi dibawah WHO menggelar Simposium promosi Rumah Sakit Internasional tanggal 6 – 8 Juni di Bologna, Taiwan dengan 270 orang delegasi menyampaikan 378 tesis merupakan jumlah peserta dan tesis yang dihadirkan terbanyak dari negara lain yang berpartisipasi.
Promosi kesehatan rumah sakit adalah jaringan yang diprakarsai WHO sejak tahun 1990 dengan tujuan mengubah kedudukan rumah sakit dari yang sebelumnya berperan sebagai tempat perawatan pasien yang pasif berubah meenjadi lembaga yang berinisiatif meningkatkan kesehatan, sejak tahun 2006 Taiwan secara resmi menjadi anggota lembaga ini dan hingga sekarang sudah ada 163 rumah sakit yang telah mendapat sertifikat, merupakan angka terbanyak di dunia.
Ketua Biro Kesehatan Nasional, Wang Ing-wei tanggal 7 Juni dalam ceramahnya menyampaikan, administrasi kesehatan nasional mengajukan sebuah lokakarya dengan tema “sehat - orientasi baru dari rumah sakit : dipandu dengan kesadaran akan kesehatan.”
Wang Ing-wei dalam wawancara telepon dari CNA menyampaikan, Taiwan dalam mempromosikan kesehatan rumah sakit memberikan hasil unggul, sebagian negara di benua Eropa mengikuti cara ini, untuk itu setelah ia berbagi pengalaman Taiwan, banyak pakar dari benua Eropa yang menyampaikan keyakinan mereka dan berharap dapat lebih mendalami cara kerja Taiwan.
Wang Ing-wei mengatakan, Taiwan berhasil mempromosikan kesehatan rumah sakit, mengadopsi pendekatan multi-saluran, yang pertama adalah meningkatkan partisipasi masyarakat seperti memungkinkan masyarakat umum memahami sepenuhnya penyebab penyakit dan mengubah pola dan kebiasaan makan mereka, selain itu pemerintah juga memberikan penghargaan dan bantuan dana untuk rumah-rumah sakit berprestasi.
Wang Ing-wei mengemukakan, produk teknologi Taiwan sangat berkembang, ditambah dengan bantuan yang diciptakan dari bidang telekomunikasi membuat lembaga pemerintah dan medis bisa mendapatkan data besar dan dengan cepat menemukan masalah yang ada sehingga dapat mengusulkan penanggulangan yang tepat.
Direktur Departemen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kronis dari Administrasi Kesehatan Nasional, Jia Shu-li mengatakan bahwa selama konferensi, rumah sakit Taiwan tampil luar biasa dan memenangkan penghargaan seperti Universitas Medis Kaohsiung meraih Penghargaan Paragon Global, sementara Rumah Sakit Universitas Medis Taipei, Rumah Sakit Minsheng, Universitas Nasional Taiwan, cabang Yunlin yang berhasil meraih medali emas Internasional sebagai Rumah Sakit Tanpa Asap.