History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perusahaan AIDC: 3 Kunci Utama Percepat Langkah Pembangunan Pesawat

  • 01 June, 2018
  • Editor
Perusahaan AIDC: 3 Kunci Utama Percepat Langkah Pembangunan Pesawat
Perusahaan AIDC: 3 Kunci Utama Percepat Langkah Pembangunan Pesawat

(Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan Program “Pesawat Nasional Produksi Dalam Negeri” yang diusung dalam pendidikan tingkat tinggi bidang manufaktur pesawat, telah merampungkan penandatanganan kontrak kerja sama pada tahun lalu. Bulan Juni tahun ini, telah memulai proses perakitan, dimana semua berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Adapun semua proses dapat berjalan sesuai dengan program rencana awal, Chairperson Perusahaan AIDC Liao Jung-hsin berpendapat kunci utamanya adalah “Pengendalian program yang efektif”, “Teknologi khusus yang berkesinambungan” dan “Kerjasama dengan perusahaan penyuplai bahan”. Berkenaan dengan rencana pendidikan tingkat tinggi bidang manufaktur pesawat, diprediksi pada tahun depan akan mengusung bentuk desain awal pesawat dan kemudian melakukan ujicoba penerbangan pada tahun 2020, dan selanjutnya pada tahun 2026 akan memproduksi dan menyerahkan 66 pesawat yang dipinta.

Adapun pesawat pembantu pelatihan yang kini digunakan yakni pesawat tempur jenis F-5 dan AT-3, keduanya telah melampaui usia 30 tahun. Oleh sebab itu Kementrian Pertahanan dan Keamanan menganggarkan dana sebanyak NT$ 70 milyar untuk Program “Pesawat Nasional Produksi Dalam Negeri”. Bulan Februari tahun lalu, rapat diskusi yang dipimpin oleh Presiden Tsai Ing-wen, menjadi tonggak bersejarah dimulainya kerjasama 3 instansi, dengan penandatanganan MoU Kerjasama antara Universitas Nasional Science dan Teknologi Chungshan atau NCSIST, Kementrian Pertahanan dan Keamanan atau MND dan Perusahaan AIDC. Ini juga pertanda Program “Pesawat Nasional Produksi Dalam Negeri” secara resmi dimulai, dan seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa pada tanggal 1 Juni 2018, akan memasuki tahapan perakitan bahan dan material untuk pesawat.

Program dapat memasuki tahapan perakitan dalam kurun waktu satu tahun, dimana mengimplementasikan apa yang tertulis dalam surat kontrak menjadi sebuah kenyataan.

Chairperson Perusahaan AIDC Liao Jung-hsin mengatakan,  “Dalam kurun waktu yang sangat singkat dapat mewujudkannya, semua karena bermula dari pengalaman pembuatan AT-3 dan IDF, dimana semua teknisi masih ada hingga saat ini. Yang kedua adalah teknologi yang terampil dan professional, jika sebelumnya telah mahir dalam proses pembuatan IDF, dimana ada tahapan pengembangan di jedah waktu pembuatan, sehingga para pakar teknisi juga berkesemapatan terus melakukan pelatihan.”

Yang harus diperhatikan adalah Perusahaan AIDC pada 2 tahun silam berhasil membentuk “A-Team perindustrian penerbangan”, sehingga turut menaikkan standar kemampuan penyesuaian dalam mata rantai perindustrian pesawat di dalam negeri, juga sekaligus mempermudah pengadaan pendidikan tingkat tinggi bidang manufaktur pesawat.

Komentar

Terbarumore