History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perang Dagang Kembali Bangkit Pakar : Taiwan Harus Perhatikan Peraturan Internasional

  • 01 June, 2018
  • Editor
Perang Dagang Kembali Bangkit   Pakar : Taiwan Harus Perhatikan Peraturan Internasional
Kepala Institut Penelitian Chung Hua (CIER), Wu Chung-shu

(Taiwan, ROC) -- Amerika Serikat memutuskan untuk menerapkan tariff pajak impor sebesar 25% untuk besi 10% untuk almunium pada Uni Eropa, Meksiko dan Kanada, negara-negara ini juga akan melakukan serangan terhadap produk Amerika, dengan demikian perang dagang global akan segera muncul. Kepala Institut Penelitian Chung Hua (CIER), Wu Chung-shu menganalisa, apabila transaksi perdagangan global menyusut, sudah pasti hal ini akan mempengaruhi perekonomian Taiwan, tetapi ini merupakan tariff pajak besi dan almunium, Taiwan seharusnya memperhatikan undang-undang dan peraturan internasional dan menerapkan peraturan dan sistem internasional.

Amerika Serikat tanggal 31 Mei mengumumkan pemberlakuan tariff pajak 25% untuk baja dan 10% bagi almunium yang diimpor dari Kanada, Meksiko dan Uni Eropa mulai tanggal 1 Juni 2018, tidak lagi memperpanjang pembebasan pajak. Untuk hal ini Uni Eropa mengumumkan untuk membalasnya seperti akan meningkatkan pajak impor untuk produk yang diimpor dari Amerika Serikat ke Uni Eropa, dengan demikian perang dagang global akan segera bangkit kembali.

Kepala CIER Wu Chung-hsu menganalisa, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menerapkan tariff pajak pada produk impor yang masuk ke negaranya yang menimbulkan ketidaktenangan bagi negara-negara lainnya, Taiwan yang merupakan negara maju dengan cakupan ekspornya mencapai 70%, apabila transaksi perdagangan negara lain menyusut akibat dari perang dagang tentu ini juga akan menimbulkan pengaruh pada Taiwan. Produsen hulu untuk bulan ini sudah pasti akan merasakan adanya keterlambatan dalam pemesanan, selanjutnya mungkin perekonomian global akan perlahan-lahan pulih.

Mengenai Taiwan yang masih belum dimasukkan dalam daftar negara yang mendapat fasilitas bebas pajak besi dan almunium Amerika, Wu Chung-shu beranggapan, tariff pajak besi dan almunium hanya merupakan satu rangkaikan peraturan perdagangan Amerika Serikat, ekspor besi dan almunium Taiwan sendiri tidak terlalu besar dibandingkan dengan ekspor lainnya, yang harus diperhatikan adalah produk-produk lainnya yang akan diberlakukan kemudian hari, apakah Taiwan sudah dapat mengikuti jalur internasional? Jangan hanya menyelesaikan masalah yang dihadapi sekarang ini saja. Ia mengatakan, “Yang harus diperhatikan adalah perkembangan dan apa yang diberlakukan dalam dunia internasional, entah itu prinsip energy hijau, produk pintar, teknologi keamanan informatika dan lainnya, peraturan pengelolaan yang berlakukan internasional, Taiwan seharusnya lebih memperhatikan dan mengikuti arah ini.”

Menghadapi perang dagang global yang akan segara bangkit kembali, Divisi Ekonomi, Akademia Sinica, Kan Kam-hon (簡錦漢) menganalisa, untuk semua ini Amerika seharusnya terlebih dulu duduk dan  membahas dengan masing-masing negara, tiap-tiap negara juga tahu bahwa perang dagang bilateral tidak memberikan keuntungan untuk itu ia beranggapan dikedepannya perang dagang dengan cakupan luas seharusnya tidak akan terjadi.

Komentar

Terbarumore