History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Sumbangan Pernah Ditolak Kemenlu : Kali Ini Gunakan Cara yang Sesuai

  • 30 May, 2018
  • Editor
Sumbangan Pernah Ditolak  Kemenlu : Kali Ini Gunakan Cara yang Sesuai
Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Chen Shih-chung

(Taiwan, ROC) Presiden Tsai Ing-wen tanggal 26 Mei lalu menyampaikan, virus Ebola kembali merebak di benua Afrika, meskipun Taiwan tidak dapat secara resmi turut berpartisipasi dalam sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA) namun Taiwan tetap bertekad hati memberikan sumbangsih bagi kesehatan masyarakat dunia untuk itu memberikan sumbangan sebesar 1 juta dollar Amerika Serikat pada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai bantuan dana mengantisipasi penyebaran virus Ebola.

Legislator Partai Kuo Min Tang (KMT), Chen Yi-min hari Rabu (30/5) dalam rapat komite kesehatan dan kesejahteraan mempertanyakan, tahun 2014 lalu pernah memberikan sumbangan pada WHO tetapi tidak diterima oleh WHO. Chen Yi-ming meraguakan kalau sumbangan kali ini juga tidak akan diterima.

Wakil Menteri Luar Negeri, Kelly W Hsie mengungkapkan, pada tahun 2014 terjadi epidemi virus Ebola di Afrika Barat, Taiwan ingin memberikan sumbangan USD1 juta pada WHO dan akhirnya sumbangan ini diberikan melalui yayasan di bawah naungan Biro Pengendalian Penyakit Amerika Serikat; Kementerian Luar Negeri mengetahui dengan jelas kalau sulit untuk memberikan sumbangan pada WHO untuk itu masih memerlukan waktu dan saat ini masih diupayakan.

Kementerian Luar Negeri dalam press rilis yang dikeluarkan hari ini menyampaikan, untuk menanggapi upaya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melawan penyebaran epidemi Ebola di Afrika Barat serta upaya masyarakat internasional meningkatkan kerja sama kesehatan umum lintas batas, pemerintah Taiwan memutuskan untuk memberikan sumbangan sebesar USD1 juta pada WHO sebagai tanggung jawab Taiwan selaku bagian dari komunitas internasional serta niat untuk mendukung tugas mencegah epidemi.

Kemenlu mengemukakan, epidemi tidak membedakan negara, virus Ebola berkemungkinan akan menyebar hingga ke benua-benua lainnya, Taiwan sebagai salah satu bagian dari komunitas dunia juga memiliki tanggung jawab dan dengan standar medis yang tinggi bersedia memenuhi kewajibannya. Dengan pertimbangan kemanusiaan, Presiden Tsai Ing-wen pada tanggal 26 Mei kemarin ketika bertemu dengan “Tim Pengerak Kesehatan Dunia” mengumumkan kalau Taiwan bersedia memberikan sumbangan sebesar USD1 juta sebagai dana pencegahan penyebaran virus Ebola pada WHO.

Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, Chen Shih-chung sumbangan yang diberikan Taiwan pada WHO murni sebagai bantuan kemanusiaan, ketika ditanyakan apakah mungkin WHO menolak sumbangan ini? Chen Shih-chung menyampaikan, jangan memandang kebaikan ini dari sudut politik.

Chen Shih-chung mengatakan, “Kalau dilihat dari pandangan politik akan menjadi rumit, jika dilihat dari topik pencegahan epidemi akan jauh lebih sederhana, saat kita susah mereka semua juga datang membantu kita, saat orang lain menghadapi kesulitan kita tentu juga membantunya, melakukan apa yang dapat kita lakukan sebagai salah satu bagian dari komunitas internasional.”

Chen Shih-chung menegaskan, pemerintah sangat jelas dengan tujuannya yaitu memberikan bantuan pada pencegahan epidemi internasional, meskipun tahun 2014 sumbangan yang diberikan Taiwan melalui pihak Amerika Serikat namun pada dasarnya semua tahu bahwa sumbangan tersebut datangnya dari Taiwan.

Komentar

Terbarumore