History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

AS Tindas Industri Teknologi Daratan Tiongkok Wu Chung Hsu : Cegah Penarikan Tenaga Kerja Taiwan

  • 25 May, 2018
  • Editor
AS Tindas Industri Teknologi Daratan Tiongkok   Wu Chung Hsu : Cegah Penarikan Tenaga Kerja Taiwan
Wakil Menteri Ekonomi, Kung Ming-hsin (龔明鑫)

(Taiwan, ROC)-- Wakil Menteri Ekonomi, Kung Ming-hsin (龔明鑫), Ketua Institut Penelitian Ekonomi Chung Hua CIER), Wu Chung-hsu tanggal 25 Mei hadir dalam seminar “Dampak dan Respon Ekonomi dan Keuangan Global dan Taiwan atas Perang Perdagangan Amerika Serikat dan Daratan Tiongkok”. Terkiat kesepakatan antara Amerika Serikat dan Daratan Tiongkok untuk sementara menghentikan peperangan, Kung Ming-hsin dan Wu Chung-hsu ketika diinterpelasi menyampaikan, masalah defisit perdagangan bilateral sudah ada sejak beberapa tahun selain itu masalah struktur ekonomi secara keseluruhan yang tidak mungkin perang dagang terselesaikan begitu saja, memerlukan kebijakan, salinga mengalah dari kedua belah piahk baru dapat menyelesaikan masalah dari akarnya.

Terkait dengan Amerika Serikat turun tangan terhadap perusahaan informatika ZTE dan Huawei Daratan Tiongkok, Wu Chung-hsu mengemukakan, tindakan Amerika Serikat terhadap industri teknologi Daratan Tiongkok memiliki keterbatasan, meskipun berdampak pada penempatan pabrik Taiwan di Daratan Tiongkok namun semua ini tidak mempengaruhi permintaan yang ada dan akan ada produsen yang menggantikan, sementara teknologi Taiwan memiliki tingkat daya saing dalam dunia internasional yang mana ini menjadi alasan mengapa menjadi pemasok teknologi utama sebagai contohnya pasokan komponen telepon pintar Taiwan dalam pasar global sebanyak 60% sehingga diperkirakan pengaruhnya tidak terlalu besar, dikedepannya akan terus memperkuat daya saing industri teknologi kita.

Wu Chung-hsu mengatakan, “Di masa mendatang pelaku bisnis Daratan Tiongkok baik itu di Amerika Serikat maupun di negara lain, entah itu merger atau membeli produsen telepon pintar, ini akan berdampak besar terutama bagi penggunaan tenaga berbakat, mungkin juga yang mereka incar adalah Taiwan, mereka akan semakin memperkuat daya tarik untuk menyedot tenaga kerja di bidang teknologi Taiwan, ini yang perlu diperhatikan Taiwan.”

Mengenai tersebarnya isu kalau langkah selanjutnya dari Amerika Serikat adalah pajak impor kendaraan, Kung Ming-hsin mengemukakan kalau kemungkinan ini tidak terlalu besar karena industry otomotif lebih komplikasi, Ia membeberkan, berhubung Taiwan banyak mengekspor komponen otomotif, memberikan pelayanan selanjutnya, bukan mobil utuh sehingga pengaruh untuk penerapan pajak impor otomotif tidak berpengaruh besar pada Taiwan tetapi dampaknya besar bagi negara lain.

Komentar

Terbarumore