(Taiwan, ROC) - Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Chen Shih-chung (陳時中) melukiskan upaya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mempromosikan “kesehatan untuk semua umat” tapi menolak keikutsertaan Taiwan dalam jaringan pencegahan epidemi global sebagai suatu “opera ironis.”
Chen mengatakan, “Ini adalah suatu ‘opera ironis.’ Konsep ‘kesehatan untuk semua umat’ berkali-kali diajukan dalam sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA), tapi Taiwan yang berprestasi menonjol dan berpengalaman dalam bidang bersangkutan sama sekali diabaikan.”
Berbicara dengan wartawan di Jenewa, Swiss, tidak lama setelah WHA menolak proposal yang diajukan oleh 15 negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk mengundang Taiwan sebagai pengamat, Chen mencontohkan suatu insiden yang membuktikan adanya lubang dalam pencegahan epidemi global andaikata Taiwan tidak mampu berpartisipasi dalam WHA.
Menurut Chen, setelah mengetahui informasi tentang kontak seorang warga Taiwan dengan seorang pasien tuberkulosis di atas pesawat pada Juni 2017, WHO memberitahukannya kepada Daratan Tiongkok, tapi Taiwan hanya mendapat pemberitahuan delapan bulan kemudian.
“Mereka hanya memberitahukan Taiwan Februari lalu. Coba bayangkan, andaikata ini adalah suatu wabah serius, dalam delapan bulan ini mungkin sudah menyebar ke seluruh Asia dan dunia,” tutur Chen.