(Taiwan, ROC) - Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) mengimbau Amerika Serikat mengecualikan Taiwan dalam daftar negara yang dikenakan pajak impor baja dan aluminium.
Imbauan tersebut diajukan Tsai ketika menemui delegasi dari U.S.-China Economic and Security Review Commission (USCC) di Kantor Kepresidenan, Selasa, 22 Mei pagi.
Presiden mengatakan, “Kemitraan ekonomi stabil antara Taiwan dan Amerika Serikat berperan positif dalam keamanan ekonomi Washington. Kami harap Amerika bisa memasukkan Taiwan dalam daftar pengecualian untuk negara yang dikenakan pajak impor baja dan aluminium berdasarkan Seksi 232 dari Undang-undang Perkembangan Perdagangan, dan meneruskan dialok konstruktif atas isu ekonomi dan perdagangan bilateral dengan Taiwan.”
8 Maret lalu, Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden Donald Trump telah menandatangani suatu perintah perihal pengenaan pajak impor baja 25 persen dan aluminium sebesar 10 persen. Menurut pejabat Amerika, negara-negara lain boleh minta pengecualian, namun kapan dan apakah permintaan itu dikabulkan sangat tipis kemungkinan.
Dalam kesempatan yang sama, kepala negara juga berterima kasih kepada 172 anggota Kongres dan 13 Senator Amerika Serikat yang sama-sama menulis surat kepada Sekretaris Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menyampaikan dukungan bagi Taiwan untuk berpartisipasi dalam Majelis Kesehatan Dunia (WHA).