(Taiwan, ROC) Presiden Tsai Ing-wen pada hari Senin ini tanggal 21 Mei 2018 berada di depan Istana Kepresidenan menyambut tamu kehormatan, Perdana Menteri Kepulauan Solomon Hon. Rick Houenipwela beserta istri, sambutan tamu kehormatan dengan upacara kemiliteran. Presiden Tsai Ing-wen dalam sambutan menyampaikan, ini merupakan kunjungan pertama kalinya dari PM Hon. Rick Houenipwela, Ia mewakili warga Taiwan menyambut baik kedatangannya.
Presiden Tsai mengatakan, setelah Hon. Rick Houenipwela menjabat, terus menerus melakukan kerjasama dalam beberapa bidang diantaranya pengembangan SDM bidang medis, sistem peringatan kewaspadaan meterologi, pendidikan aksara dan program lainnya guna meningkatkan hubungan persahabatan antar kedua untuk selamanya.
Secara khusus Presiden Tsai Ing-wen juga mengatakan, Menteri Kesehatan Kepulauan Solomon pada tahun ini juga memberikan dukungan besar kepada Taiwan, sehubungan dengan hal ini Presiden Tsai sangat berterima kasih.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “tahun ini dalam berjalannya sidang WHA, Menteri Kesehatan Kepulauan Solomon sebagai perwakilan debat, memberikan dukungan kepada Taiwan dan bersama dengan negara sahabat Taiwan lainnya memberikan suara dukungan kepada Taiwan, Saya mewakili masyarakat Taiwan mengucapkan terima kasih kepada Kepulauan Solomon.”
Dalam sambutan PM Hon. Rick Houenipwela menyampaikan, hubungan persahabatan bilateral ini pada dasarnya menjadi hal yang tidak akan terlupakan, Kepulauan Solomon baru saja menghadiri Pasific Island Leaders Meeting(PALM) ke-8 di Jepang, ringkasan dalam pertemuan turut memberikan dukungan kepada Taiwan, Kepulauan Solomon memberikan suara dukungan kepada Taiwan dalam pertemuan tersebut.
Pada pagi hari Senin ini (21 Mei) Presiden Tsai Ing-wen juga bertemu dengan Presiden Nauru, Baron Divavesi Waqa, secara khusus Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, Nauru selalu memberikan dukungan kepada Taiwan agar dapat berpartisipasi dalam organisasi internasional, dalam sidang parlemen negara Nauru bulan Maret tahun ini meloloskan resolusi dukungan partisipasi Taiwan dalam sistem Perserikatan Bangsa-bangsa, mengenai sidang WHA yang berjalan, Presiden Tsai mengharapkan agar Nauru turut memberikan banyak dukungan dalam hal ini.
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Topik kesehatan merupakan hak asasi manusia, kinerja Taiwan dalam bidang medis sangat berpengalaman, Saya juga meminta Presiden Waqa senantiasa memberikan dukungan kepada Taiwan, partisipasi Taiwan dalam WHO tidak hanya menjadikan jaringan pencegahan epidemi internasional tak bercelah, juga dapat menjadi indikator penting guna mempromosikan pertukaran kerjasama pencegahan penyakit, saya mewakili Taiwan mengucapkan terima kasih atas dukungannya.”
Terhadap hubungan bilateral ini, Presiden Tsai mengemukakan, kedua belah pihak telah banyak melakukan kerjasama di pelbagai sektor, serta telah membuahkan hasil, Waqa dalam beberapa pertemuan kerap kali menyebutkan hubungan kerjasama ini sangat membantu perkembangan Nauru.
Presiden Tsai Ing-wen kembali menegaskan, diplomasi pragmatis menjadi konsep yang dipegang, melakukan program pembahasan dengan negara sahabat, bersama merancang program kerjasama, menciptakan keuntungan bagi kedua belah pihak, ia mengharapkan hubungan demikian dapat didalami.
Baron Divavesi Waqa dalam sambutannya menyampaikan, sangat berterima kasih atas persahabatan jangka panjang yang dibina bersama Taiwan, Taiwan banyak membantu. Beliau menekakan, Nauru dan Taiwan memiliki hubungan akrab di masa mendatang akan terus mendukung Taiwan, selalu memberikan suara dukungan untuk partisipasi Taiwan dalam organisasi dan komunitas internasional.