(Taiwan, ROC) - Walikota Taipei Ko Wen-je (柯文哲) hari Rabu menyangkal spekulasi bahwa ia akan mengikuti pemilihan umum presiden pada 2020, andaikata dipilih kembali untuk meneruskan jabatan dalam pemilihan kepala daerah di akhir tahun.
Melalui suatu wawancara radio, Ko menegaskan spekulasi tersebut hanya desas-desus dan ia sama sekali tidak tahu dari mana sumbernya.
“Saya tidak tahu rumor itu berasal dari mana,” tutur Ko. “Saya tidak pernah mengindikasikan bahwa saya akan mengikuti pemilu presiden andaikata saya terpilih kembali tahun ini.”
Ko mencalonkan diri dalam pemilihan Walikota Taipei pada 2014 sebagai calon independen, dan tahun ini berencana melakukan hal yang sama. Menurutnya, mengikuti pemilu presiden adalah hal hampir tidak mungkin tanpa afiliasi partai politik.
“Tanpa dukungan partai politik, organisasi, yayasan atau seorang konglomerat, bagaimana mungkin bisa mengikuti pemilu presiden?” tutur Ko.
Ditanya apakah ia tetap akan mendukung Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) dari Partai Progresif Demokratik (DPP) dalam pemilu presiden 2020, Ko memberi jawaban positif.
“Andaikata ia kembali menjadi calon DPP, saya pasti akan mendukungnya, dan saya rasa Tsai akan terpilih kembali,” tukasnya.
Komentar Ko dilontarkan di tengah-tengah semakin banyaknya suara internal meminta DPP memilih calon sendiri untuk mengikuti pemilihan Walikota Taipei November mendatang, meski pun Ko yang meraih dukungan DPP pada 2014 telah mendeklarasikan akan berupaya untuk meneruskan jabatan.
Ko belakangan dikritik oleh kamp pro-hijau atas pernyataan pro-Tiongkok seperti “kedua belah Selat Taiwan seharusnya menjalin tali persahabatan bagaikan keluarga.”