History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen Akui Efisiensi dari Kemajuan Mesin Intelegensi Artifisial

  • 09 May, 2018
  • Editor
Presiden Tsai Ing-wen Akui Efisiensi dari Kemajuan Mesin Intelegensi Artifisial
Presiden Tsai Ing-wen Akui Efisiensi dari Kemajuan Mesin Intelegensi Artifisial

        (Taiwan, ROC) – Pameran Mesin Berintelegensi Artifisial dan Manufaktur Taipei 2018 dibuka resmi pada hari Rabu tanggal 9 Mei di Nankang Expo. Dalam kata sambutannya, Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan bahwa bidang industri mesin berperangkat intelegensi artifisial kini tengah mengusung program kreatif manufaktur dan peralihan, sehingga turut memberikan pengaruh positif dalam penyediaan lapangan pekerjaan dan upah gaji. Hal ini tentu dikarenakan telah ada contoh konkrit, dan di kedepannya tentu akan lebih banyak lagi contoh konkrit serupa. Selain itu, pemerintah juga tengah mendorong mesin pintar, memperluas kolaborasi sumber daya, pelatihan SDM berkualitas, menaikkan persentase penggunaan produk nasional untuk kebutuhan sarana dan prasarana umum.

        Presiden Tsai Ing-wen menyebutkan saat berkunjung ke lokasi manufaktur mesin pintar di kawasan inovatif 5+2 di Taichung, melihat hasil paduan ie ke dalam produk manufaktur, mampu menghasilkan sebuah produk yang bisa memantau waktu dan cepat berikan reaksi. Ini tidak semata hanya produk dagang, namun produk jasa juga akan semakin beragam.

        Presiden Tsai menjelaskan, membantu perusahaan Sunspring untuk pengadaan software intelegensi artifisial, yang kini berkembang menjadi perusahaan Cimforce, tentu karena mengikuti kebijakan yang ada, dimana terlihat perkembangannya menjadi 2 kali lipat dalam kurun waktu 2 tahun, sehingga mampu menyediakan gaji upah karyawan sebesar NT$ 50 ribu. Ini juga menunjukkan efektivitas tinggi dan pengaruh positif dari bidang industri ie.

        Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Dari Cimforce hingga Sunspring, kita telah melihat efek pengaruh positif yang terjadi terhadap reformasi peralihan industri dan upah gaji dari pengusungan kebijakan industri mesin berintelegensi artifisial atau mesin pintar. Kami optimis, contoh serupa akan terus muncul dan terjadi.”

        Presiden Tsai menjelaskan bahwa ke depannya pemerintah akan menitikberatkan kepada 3 hal antara lain memperluas manajemen kolaborasi sumber daya, menyambungkan berbagai sumber daya yang ada, sehingga turut membantu dan memastikan langkah gerak para pengusaha industri masuki kawasan perindustrian 4.0. Selain itu sistim ie juga akan terus dikembangkan, diproduksi dan dipergunakan, dimana untuk hal ini membutuhkan banyak pekerja terampil berkualitas, dan pemerintah akan bekerjasama dengan sekolah universitas dalam memberikan program pendidikan latihan terkait. Di sisi lain, pemerintah juga akan berupaya meningkatkan jumlah persentase penggunaan produk nasional untuk sarana dan prasarana umum.

Komentar

Terbarumore