(Taiwan, ROC) Taiwan pertama kali menyelenggarakan Konferensi Aset Budaya Nasional dan Forum Divisional secara resmi akan digelar pada tanggal 19 Mei mendatang, yang terbagi atas Utara, Sentral, Selatan dan Timur serta di luar pulau Taiwan sebanyak 12 ajang pertemuan dan 1 ajang pertemuan nasional , dengan mengajak partisipasi warga masyarakat, mengharapkan adanya konvergensi pendapat dan masukan dari kalangan industri, politikus, akademisi dan lembaga swasta, untuk membangun konsensus masyarakat sosial, sehingga kementerian kebudayaan berlanjut mempelajari hukum aset budaya dan merumuskan referensi kebijakan.
Tahun lalu Kementerian Kebudayaan membuka kongres budaya nasional dan topik pembahasan aset budaya sangat menarik perhatian, Menteri Kebudayaan Cheng Li-chiun(鄭麗君) terkait dengan pembahasan ini menambahkan, sedang mempersiapkan konferensi aset budaya nasional Taiwan yang pertama kali akan diselenggarakan, mengharapkan dengan beberapa topik pembahasan aset budaya dengan pemda setempatr, lembaga sosial dan kalangan akademisi, pakar sejarah semakin mampu mendalami diskusi.
Melalui perencanaan, Dinas Aset Budaya Kementerian Kebudayaan pada tanggal 8 Mei membuka konferensi pers dan mengumumkan Konferensi Aset Budaya Nasional dan Forum Divisional akan berlangsung pada tanggal 19 Mei dimulai dari Taichung, berlanjut ke Tainan, Taipei, Kinmen, Kaoshiung, Hsincu, Hualien, Chiayi, Taitung, Penghu, Lianjiang dan New Taipei, total sebanyak 12 kali pertemuan, setiap pertemuan terbagi atas 4 kelompok forum pembahasan yakni Diskusi Umum, Aset Budaya Berwujud, Aset Budaya Tak Berwujud, Aset Budaya Bawah Laut.
Menteri Kebudayaan Cheng Li-chiun mengatakan, tata kelola aset budaya secara nyata oleh pemerintah dalam beberapa waktu dekat ini mendapat perhatian dari masyarakat, akan tetapi memerlukan konsensus yang disepakati bersama, mencakup pemerintah pusat dan pemda, juga keikutsertaan dari lembaga swasta, setelah semuanya sepakat bersama, maka membawa visi budaya dalam lingkup pengelolaan juga mampu melestarikan Aset Budaya Tak Berwujud, maka diperlukan rapat pembahasan aset budaya.”
Cheng Li Chiun juga membeberkan, kini telah dituangkan dalam perencanaan proyek Infrastruktur Prospektif, di masa mendatang dalam kurun waktu 3 tahun, pemerintah akan menganggarkan dana senilai 7 milyar untuk tata pengelolaan aset budaya, Dinas Aset Budaya, kementerian Kebudayaan di Taichung akan ditransformasi menjadi basis penting untuk menampilkan aset berwujud dan tidak berwujud di Taiwan, dan memikul lebih banyak tanggung jawab untuk promosi sumber daya budaya yang lebih banyak.
Direktur Jenderal Dinas Aset Budaya Shih Guo-long(施國隆) menyampaikan, setelah 12 ajang pertemuan kongres nasional budaya, pada tanggal 1 September akan menggelar sidang besar kongres nasional budaya, guna mengkonfirmasikan forum pembahasan divisional dan merumuskan kebijakan dan hukum terkait agar perkembangan aset budaya Taiwan memiliki tonggak baru.