History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pengembangan Bahasa Nasional dalam Kurikulum Taiwan

  • 07 May, 2018
  • Editor
Pengembangan Bahasa Nasional dalam Kurikulum Taiwan
Pengembangan Bahasa Nasional dalam Kurikulum Taiwan

(Taiwan, ROC) Anggota Komite Pendidikan Kebudayaan, Yuan Legislatif hari Senin (7/5) meloloskan pemeriksaan awal rancangan “Peraturan Pengembangan Bahasa Nasional”; Yuan Eksekutif mengeluarkan surat meminta Yuan Legislatif untuk meninjau “Peraturan Hukum Pengembangan Bahasa Nasional”yang pada pasal pertama dengan jelas menyatakan bahwa tujuan dari Yuan Legislatif adalah “untuk menjunjung semangat multikulturalisme nasional, mempromosikan pewarisan bahasa nasional, restorasi pengembangan bahasa”

 

Pendapat para legislator terhadap konten rancangan peraturan ini tidak terlalu banyak perbedaan sehingga akhirnya dengan kebanyakan suara mendukung diloloskan versi yang diajukan Yuan Eksekutif namun terkait dibentuknya gudang data bahasa nasional, sistem penulisan dan bagaimana cara pengaturan pembagian guru dengan pelajaran bahasa oleh Kementerian Pendidikan, hal ini terus dibahas.

 

Menteri Kebudayaan Cheng Li-chiun (鄭麗君) mengemukakan, setelah diloloskan pembacaan ketiga maka Kementerian Kebudayaan akan menetapkan cara implementasinya dan membentuk pusat pengembangan bahasa nasional serta melakukan negosiasi dengan berbagai instansi untuk melakukan peremajaan bahasa nasional.

 

Cheng Li-chiun mengatakan, ”Seharusnya pemerintah melakukan penelitian dan pengembangan secara keseluruhan terkait Bahasa Nasional, pengembangan pembelajaran atau komunikasi budaya, seharusnya juga membentuk pusat pengembangan bahasa nasional untuk itu kami akan terus melakukan diskusi untuk menambal bagian yang kurang dan juga mengajukan metode yang relevan sebagai cara untuk pemulihan.”

 

Berdasarkan “rancangan peraturan pengembangan bahasa nasional” yang diloloskan pemeriksaan Komite Yuan Legislatif, selanjutnya setelah peraturan ini lolos dalam pembacaan ketiga maka secara otomatis pula diberlakukan pada saat diumumkan, namun agar tidak mempengaruhi hak penerimaan pendidikan bagi pelajar maka dalam rancangan peraturan bahasa nasional ditetapkan sebagai pelajaran dasar, diperkeanlkan dalam program wajib belajar 12 tahun di mulai dari tahun ajaran 2019 dan setelah 3 tahun baru resmi diberlakukan.

Komentar

Terbarumore