(Taiwan, ROC) – Pada hari Jumat tanggal 4 Mei kemarin, di salah satu perempatan pegunungan Alisan, usai hujan reda, terjadi tanah longsor pada bagian tepi gunung. Pihak aparat petugas pengelola jalan telah menutup jalan masuk menuju kawasan tersebut pada tengah malam hari, dan pada hari Sabtu tanggal 5 Mei pukul 5:30, baru berhasil membersihkan sebagian badan jalan, sehingga mulai dapat dipergunakan oleh masyarakat dengan kondisi satu jalur mobil dan dipakai bergantian.
Departemen Jalan Umum kawasan no 5 pada dini hari menjelaskan bahwa pada kilometer 76,78 atau jalur Taiwan no 18, sempat terjadi tanah longsor pada bulan Maret sebelumnya, dan telah diperbaiki oleh instansi terkait. Namun pada tanggal 1 Mei pukul 1:50 dini hari, ada sebagian sisi gunung yang rubuh, sehingga memutuskan jalur transportasi jalan yang ada. Instansi terkait akan segera melakukan pembersihan badan jalan terlebih dahulu dan selanjutnya baru akan melakukan perbaikan bagian yang runtuh tersebut.
Namun tanpa diduga, pada tanggal 4 Mei lalu, kembali terjadi hujan Meiyu, sehingga menyebabkan beberapa tempat mengalami tanah longsor. Karena kondisi setempat yang juga kini dipenuhi dengan kabut, turut mempengaruhi jarak pandang yang ada. Aparat terkait mengutamakan keselamatan para pengguna jalan, sehingga baru melakukan penutupan penggunaan jalan sejak tanggal 4 Mei malam hari pukul 10:30.
Kondisi pembersihan badan jalan juga berhasil diperbaiki, sehingga jalan setempat kini telah mulai dioperasikan kembali sejak dini hari pukul 5:30, namun hanya mampu difungsikan untuk 1 jalur mobil terlebih dahulu, sembari terus melakukan pembersihan dan perbaikan. Adapun penggunaan 1 jalur kendaraan secara bergantian, dilakukan setiap selang 20 menit.
Pihak yang terkait memprediksi, untuk pembersihan dan perbaikan badan jalan yang mengalami kerusakan tersebut membutuhkan waktu kerja sekitar 10 hari.