History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PM Lai: PLTN Untuk Energi Hijau Bertentangan Dengan Pandangan Publik

  • 04 May, 2018
  • Editor
PM Lai: PLTN Untuk Energi Hijau Bertentangan Dengan Pandangan Publik
PM Lai Ching-de

(Taiwan,ROC) Anggota kaukus partai Kuomintang Wang Ting-yu(王定宇) pada hari Jumat ini tanggal 4 Mei 2018 mempertanyakan kepada perdana Menteri Lai Ching-de terhadap langkah kebijakan sumber energi yang diambil oleh pemerintah. Ia menyampaikan, kebijakan untuk sumber daya energi tidak semestinya hanya satu pembahasan mengenai pabrik pembangkit listrik yang didiskusikan, akan tetapi wajib mempertimbangkan kebijakan secara menyeluruh. Sehubungan dengan hal ini, Wang memperdebatkan penyataan yang pernah disampaikan oleh PM Lai Ching-de mengenai gagasan mantan Presiden Ma Ying-joeu mengaktifkan PLTN ke-4 dan PLTN digunakan sebagai pemeliharaan sumber energi hijau.     

PM Lai mengutarakan, sudah dipastikan akan mengabadikan rumah tanpa nuklir, oleh karena itu gagasan dari mantan Presiden Ma Ying-joeu selain melanggar hukum juga bertentangan dengan opini masyarakat umum.

PM Lai mengatakan, “Masyarakat Taiwan melalui perdebatan puluhan tahun lamanya, pada akhirnya telah ditetapkan dengan sasaran rumah tanpa nuklir, dlam industri listrik non nuklir, pada hari ini Ma Ying-joeu mengaktifkan kembali tungku api, kembali menghidupkan PLTN ke-4, selain bertentangan dengan keinginan sebagian besar masyarakat juga melanggar hukum industri listrik. Oleh sebab itu pada hari ini pihak kami menekankan pembangunan pabrik pembangkit listrik SenAo sebagai pernyataan perbedaan pendapat, dilihat dari pernyataan yang pernah disampaikan mantan Presiden Ma Ying-joeu menunjukkan bahwa merekalah yang berkeinginan untuk mengaktifkan kembali PLTN ke-4.”

Wang Ding-yu beranggapan jika pemerintah akan menerapkan rumah tanpa nuklir maka akan semakin banyak langkah persiapannya, di masa lalu tidak banyak hal yang dilakukan oleh pemerintah, tidak ada dana untuk kebijakan energi hijau, akan tetapi dalam rangka menuju negara tanpa nuklir, harga listrik juga menjadi perhatian bagi setiap kalangan masyarakat. Wang Ding-yu bertanya kepada PM Lai Ching-de, dalam waktu dekat ini apakah masih ada pergerakan harga listrik? PM Lai menjawab, hal ini perlu ditangani oleh komite peninjau harga listrik dan melihat kondisi harga sumber energi, akan tetapi PM Lai menekankan, Yuan Eksekutif pasti akan memperhatikan kehidupan warga masyarakatnya.

Anggota kaukus PFP, Lee Hung-chun(李鴻鈞) mempertanyakan, kelayakan alih fungsi lahan untuk sumber energi hijau, Ia beranggapan untuk mendapatkan lahan seluas lebih dari 25.000 hektar membangun pabrik pembangkit listrik hijau sangatlah tidak mudah, akan tetapi PM Lai Ching-de merespon, alih fungsi lahan untuk pembangkit listrik hijau ditetapkan sebagai sasaran, sebenarnya hal ini merupakan program perencanaan yang diusulkan dari kementerian kepada pemerintah daerah, sementara ini pemerintah telah melakukan inventarisasi lahan, di masa mendatang akan dijalankan secara bertahap.

Komentar

Terbarumore