(Taiwan, ROC) Pameran wisata terbesar di Taiwan yang berlangsung pada paruh awal tahun ini -Taipei Tourism Expo 2018, berlangsung pada hari Jumat ini tanggal 4 Mei 2018 selama 4 hari berturut-turut di gedung WTC Hall I, selain partisipasi dari 200 hotel ternama, maskapai penerbangan besar dari lebih dari 50 agen/biro perjalanan, masih ada 11 instansi pemerintah pusat bersama pemerintah daerah turut berpartisipasi, peserta pameran terdiri dari 22 negara, 11 provinsi dari Daratan Tiongkok bergabung dengan pameran besar ini, terdapat 85 stand dan lebih dari 200 peserta pameran.
Sekjen Badan Pariwisata Eric Lin(林坤源) mewakili Dirjen Pariwisata Chou Yung-hui周永暉 memberikan sambutan dan menekankan, jumlah wisman yang berkunjung ke Taiwan, baik dari Asia Tenggara, Asia Timur Laut maupun Eropa Amerika mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun, mencakup dalam beberapa tahun terakhir ini mempromosikan sertifikat Halal, semenjak 5 tahun yang lalu belum mencapai 20 perusahaan yang memiliki sertifikat Halal, kini pertumbuhan ini telah menunjukkan ada 150 perusahaan yang tersebar luas di seluruh Taiwan.
Untuk menarik semakin banyak wisatawan muslim yang berasal dari negara sasaran Kebijkan Baru Menuju Arah Selatan, maka Direktorat Jenderal Pariwisata mengumumkan, pada tahun ini menargetkan perusahaan yang telah mendapatkan sertifikat halal akan mencapai 200 perusahaan, saat ebrsamaan secara aktif memasarkan pariwisata Taiwan ke pasar Timur Tengah dan Rusia, akan memperluas sepenuhnya peta pariwisata internasional Taiwan.
Eric Lin mengutarakan, maka pariwisata kami secara giat mempromosikan sertifikasi halal, kami mengharapkan pada tahun ini sasaran untuk target 200 perusahaan akan tergapai. Ini juga menjadi bagian yang sedang kami promosikan ke pasar negara sasaran Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan, sumber wisatawan yang sangat penting. Tentu saja, saat ini selain dari pasar yang sedang kami kembangkan, kami juga melihat potensi pasar lainnya, atau dapat dikatakan, selain negara sasaran Kebijakan Baru Menuju Arah Selatan, kami juga melihat pasar Timur Tengah, bahkan dalam beberapa waktu dekat ini kami juga akan mempromosikan hingga ke Rusia.”
Eric Lin juga menerangkan, semenjak diterbitkannya Taipei Michelin Guide, industri makanan minuman Taipei meningkat 8%, di masa mendatang akan berlanjut mengembangkan pariwisata internasional Taiwan, saat bersamaan meningkatkan pariwisata cerdas dan pariwisata berkelanjutan, dengan target pencapaian 11,79 juta wisman per orang per kali di tahun 2020.