(Taiwan, ROC) Menteri Pertahanan Yen Teh-fa pada hari Senin ini tanggal 30 April 2018 saat sidang komite pertahanan nasional dan diplomasi Yuan Legislatif, ia menyampaikan situasi dua Korea mengarah pada perdamaian, selat Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan akan menjadi hot spot kawasan Asia Timur, meskipun menjadi tekanan bagi stabilitas nasional akan tetapi kemiliteran akan tetap mengoptimalkan kekuatan tempurnya.
Semenanjung Korea di bawah pimpinan Moon Jae-in dan Kim Jong-un, setelah menandatangani dokumen “Deklarasi Panmunjom untuk Perdamaian, Kemakmuran dan Unifikasi Semenanjung Korea” mengharapkan agar dapat meredakan situasi ketegangan Asia Timur Laut. Anggota kaukus partai KMT Johnny Chiang(江啟臣) pada tanggal 30 April melontarkan pertanyaan kepada Menhan Yen Teh-fa, perkembangan situasi Asia Timur Laut apakah juga akan mempengaruhi selat Taiwan.
Yen Teh-fa merespon, di masa mendatang perkembangan situasi secara menyeluruh akan seperti yang disampaikan oleh anggota kaukus, selat Taiwan, Laut Tiongkok Selatan juga termasuk. Kami akan mengupayakan kekuatan militer.
Terkait dengan kekuatan tempur, Menham semenjak tanggal 30 April hingga 4 Mei menjalankan latihan kemiliteran Han Kuang-Military Simulation tahap pertama, anggota kaukus partai DPP 蔡適應 mempertanyakan, di tahun lalu dorongan kekuatan militer ditetapkan pada tahun 2025, akan tetapi tahun ini melakukan perubahan menjadi kekuatan militer saat ini. Yen The-fa memberikan penjelasan, yang utama adalah konsep strategis pada verifikasi pragmatis, bukan karena Menhan berbeda pandangan berbeda. Yeh Teh-fa mengutarakan, konsep strategi baru kemenangan marina, kalahkan musuh di pantai, maka kami berpikir tahun ini akan mendahulukan satu pengujian yang pragmatis, terlebih dahulu konsep strategis ini kami verifikasi, maka secara pragmatis bukan tahun 2025 atau masa mendatang, namun menghadapi situasi saat ini musuh saat ini untuk dilakukan ujicoba konsep strategi ini.”
Dikarenakan tank merupakan salah satu senjata penting dalam kekuatan militer, anggota kaukus partai DPP Tsai memberikan perhatian terhadap masalah ini. Yen Teh-fa mengatakan, berkaitan dengan kebutuhan angkatan darat mengusulkan pengadaan Tank M1A2, Kemenhan bersikap mendukung, terkait dengan perencanaan ini akan diselesaikan pada akhir tahun. Yen Teh-fa, sementara ini jumlah yang diprakirakan tidak melebihi dari 1000, diharapkan dapat menggerakan produksi tank nasional.