History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Taiwan dan Malaysia Tandatangani Kerjasama Bidang Pengawasan Obat-Obatan

  • 25 April, 2018
  • Editor
Taiwan dan Malaysia Tandatangani Kerjasama Bidang Pengawasan Obat-Obatan

        (Taiwan, ROC) – Demi menyelaraskan Program Menuju Selatan Baru yang tengah diusung oleh pemerintah, agar pelaku usaha dalam bidang medis dan obat-obatan Taiwan dapat masuk ke pasar negara-negara sasaran program secara lancar, Dewan Pengawasan Makanan dan Obat-Obatan atau FDA pada tanggal 26 Maret silam telah menandatangani nota kesepahaman kerjasama bidang pengendalian obat-obatan dengan National Pharmaceutical Regulatory Agence atau NPRA Malaysia, dan nota kesepahaman tersebut diumumkan secara resmi di kedua belah pihak pada hari Rabu tanggal 25 April.

        Kepala FDA Wu Hsiu-mei menyampaikan bahwa nota kesepahaman kerjasama yang ditandatangani tersebut, meliputi 5 bidang utama. Dirinya berharap dengan adanya nota kesepahaman tersebut, maka mampu memudahkan masing-masing pihak untuk saling mengenal dan memahami kondisi peraturan dan undang-undang terkait, melakukan riset dan penelitian bersama, pertukaran teknologi dan pengetahuan terkait.

        Wu Hsiu-mei mengatakan, “Kami telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama dengan pihak NPRA Malaysia, dengan berlandaskan apa yang disebutkan dalam nota kesepahaman, kita dapat melakukan pertukaran, khususnya dalam hal pengawasan dan pengendalian obat-obatan terkait, melakukan pertukaran dalam hal teknologi. Selain itu, kami juga akan saling berbagi informasi terkait peraturan dan undang-undang, menggelar rapat diskusi secara berkala, menggelar seminar dan mengundang para pakar ahli, dengan demikian akan semakin memudahkan kita untuk dapat saling mengerti dan memahami antar pihak.”

        Wu Hsiu-mei menjelaskan lebih lanjut bahwa sejak tahun lalu Taiwan telah beberapa kali melakukan kerjasama dengan pihak Malaysia, termasuk Program Workshop Medis dan pertemuan tertutup. Pihak pejabat bidang medis Malaysia juga sempat diundang datang berkunjung ke pabrik farmasi Taiwan, dan mendapatkan pujian yang besar berkenaan dengan standarnisasi medis yang telah dibangun di Taiwan. Selain itu, pihak FDA juga tengah memperjuangkan pengakuan sertifikat GMP Taiwan dari pihak instansi terkait di Malaysia, sehingga memudahkan penyaluran logistik produk suplemen asal Taiwan ke Malaysia.

        Wu Hsiu-mei menegaskan bahwa nilai perdagangan suplemen Taiwan mampu mencapai angka sebesar NT$ 100 milyar lebih. Produk obat-obatan asal Taiwan memenuhi standarnisasi internasional tertinggi yakni PIC/S, juga merupakan negara anggota ke 43 dalam organisasi PIC/S tersebut. Oleh sebab itu ke depannya, baik produk obat-obatan, perlengkapan medis dan alat make up, memiliki peluang yang sangat besar untuk masuk ke pasar Asia Tenggara.

Komentar

Terbarumore