(Taiwan, ROC) - Sehubungan dengan adanya kemungkinan penandatanganan perjanjian penempatan perwakilan antara Vatikan dan Daratan Tiongkok, Kepala Kantor Urusan Eropa Kementrian Luar Negeri (MOFA) Anna Kao (高安) pada hari Kamis, 12 April, menyampaikan bahwa pemerintah menaruh perhatian besar terhadap perkembangan berita tersebut, selain akan terus melakukan pengamatan juga akan melakukan tindakan yang sekiranya dianggap penting untuk mengantisipasi hal-hal lain yang terjadi.
Berkenaan dengan hubungan antara Taiwan dan Vatikan, Kao menjelaskan bahwa Taiwan adalah rekan kerja sama yang baik dalam segi kemanusiaan, dan hubungan antar dua negara juga masih dalam kondisi yang sangat baik.
Anna Kao menegaskan, hubungan diplomatik antara Taiwan dan Vatikan telah terjalin cukup lama, di mana Taiwan juga mendorong perkembangan urusan kemanusiaan, pemberian pelayanan untuk masyarakat, dan hubungan ini tidak dapat terpisahkan begitu saja.
Pihak Vatikan saat menggelar kegiatan penting yang bersifat internasional, juga kerap menunjuk Taiwan untuk pembantu pelaksana, sehingga hubungan yang telah terjalin antara Taiwan dengan Vatikan dapat disebut sebagai hubungan yang sangat baik dan mendalam. Walau demikian, pihak pemerintah tetap akan melakukan pengamatan yang ketat sehubungan dengan kelanjutan perkembangan interaksi antara Vatikan dan Daratan Tiongkok.
Selain itu, berkenaan dengan pertanyaan apakah akan mengundang Paus untuk datang berkunjung ke Taiwan, Anna Kao menjelaskan bahwa kini pihak MOFA masih terus melanjutkan tugas terkait, dan menghimbau masyarakat dapat memberikan bantuan serta dukungan kepada pemerintah untuk turut melancarkan program tersebut.