(Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan semakin gesitnya pihak Tiongkok dalam melakukan perekrutan SDM berkualitas dari Taiwan, Menteri Sains dan Teknologi Chen Liang-gee bersama dengan Wakil Menteri Pendidikan Yao Leeh-ter yang tengah memimpin rombongan delegasi kunjungan ke Amerika Serikat, pada hari Kamis tanggal 5 April waktu setempat melakukan penjelasan dan pemaparan program pelatihan dan bimbingan SDM berkualitas bagi para generasi muda, serta menegaskan bahwa Taiwan dan Amerika sama-sama adalah sebuah negara yang liberal, sehingga tidak membatasi berbagai penelitian dan riset yang akan dilakukan.
Chen Liang-gee dan Yao Leeh-ter bersama dengan 9 rektor universitas terkemuka di Taiwan, wakil retor dan pakar ahli melakukan kunjungan ke San Fransisco, Los Angeles Amerika Serikat. Setelah kunjungan tersebut, malam harinya melakukan pertemuan seminar pembahasan perekrutan SDM yang digelar di Kantor Perwakilan di New York. Dalam seminar tersebut pihak Kementrian Sains dan Teknologi atau MOST memberikan penjelasan tentang “Program Bimbingan Pendidikan bagi Generasi Muda”, dan kolaborasi MOST dengan Kementrian Pendidikan atau MOE dalam “Program Yushan”.
Chen Liang-gee saat menerima wawancara dari wartawan menjelaskan bahwa kini para retor universitas membawa peluang kesempatan kerja sebanyak 300 an buah, dengan tugas yang akan dipadukan dengan program penelitian MOST untuk jangka waktu 5 hingga 10 tahun. Setiap tugas penelitian juga akan mendapatkan bantuan dana riset penelitian sebesar NT$ 5 juta hingga NT$ 10 juta. Pihak MOE sendiri juga akan mengajukan kucuran bantuan dana upah gaji sebesar NT$ 1,5 juta hingga NT$ 5 juta setiap tahunnya. Semua ini diharapkan mampu lebih menarik perhatian para SDM berkualitas untuk dapat bekerja di Taiwan.