(Taiwan/ROC) --- Pertemuan yang berlangsung di Shanghai antara Ketua Dewan Urusan ROC untuk Daratan Tiongkok, Liu Jie-yi (劉結一) bersama dengan Mantan Ketua Partai Kuo Min Tang (KMT) yang kini menjabat sebagai Walikota New Taipei City, Chu Li-lun (朱立倫) mengundang pertanyaan dari beberapa pihak. Salah satunya Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) mengemukakan bahwa ketika Chu Li-lun mengajukan permohonan untuk berangkat ke Daratan Tiongkok tidak melampirkan rencana perjalanan akan pertemuan bersama dengan Liu Jie-yi. MAC juga menambahkan bahwa pertukaran antar kota lintas selat harus berdasar pada ketetapan yang diberlakukan dan tidak boleh melibatkan kepentingan atau persoalan lain.
Terkait apakah Chu Li-lun telah melanggar ketetapan yang ada, Perdana Menteri William Lai (賴清德) pada Selasa (27/3) saat hadir dalam sidang interpelasi di Yuan Legislatif mengemukakan bahwa proses penyidikan akan dilakukan MAC setelah kepulangan Chu Li-lun dari Daratan Tiongkok.
Dalam pertemuan di Shanghai tersebut, kedua belah pihak sempat mengutarakan referensi masing-masing terkait Konsensus 92. Meskipun terkesan berbeda, namun kedua pihak tetap dapat saling bekerja sama demi menjaga perdamaian. William Lai mengemukakan bahwa sebelumnya Partai KMT telah memiliki konsep yang berbeda terkait akan Konsensus 92. Perdana Menteri kembali mempertegas bahwa Konsensus 92 bukanlah satu-satunya jalur komunikasi dengan Daratan Tiongkok