(Taiwan, ROC) -- Program United States Border Preclearance ada kemungkinan segera diberlakukan bagi Taiwan. Kementerian Luar Negeri tanggal 23 Maret menyampaikan, untuk menilai keuntungan dan pengaruh program ini, pemerintah telah mengadakan rapat antar kementerian untuk membahas hal ini dan akan terus berhubungan dengan pihak Amerika Serikat agar dapat meningkatkan dan semakin memberi kemudahan bagi warga Taiwan di Amerika Serikat.
Harian Liberty melaporkan, China Airlines akan membuka jalur penerbangan ke Ontario, California mulai tanggal 25 Maret, dikabarkan dalam pembicaraan antara China Airlines dengan pihak Amerika menghasilkan terobosan dalam batasan hubungan luar negeri, sebagai langkah awal penerbangan ke Amerika akan mengaktifkan United States Border Preclearance, diharapkan kedepannya nanti warga Taiwan yang masuk ke Amerika Serikat tidak perlu melalui pemeriksaan dalam arti dapat langsung masuk ke Amerika Serikat; Taiwan berharap bisa menjadi negara pertama di kawasan Asia Pacific yang mendapatkan fasilitas ini.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Lee Xian-chang (李憲章) pagi hari (23/3) menyampaikan, sudah mencermati program Amerika Serikat ini tetapi saat ini Badan Perlindungan Bea Cukai dan Perbatasan, Kementerian Pertahanan dan Keamanan Amerika Serikat belum mengumumkan daftar negara yang diberlakukan.
Lee Xian-chang menyampaikan, untuk menilai keuntungan dan pengaruh program ini, pemerintah telah mengadakan rapat antar kementerian membahas isi peraturan, prosedur pengajuan, administrative, kemudahan dan lainnya dan akan terus berhubungan dengan pihak Amerika Serikat agar dapat meningkatkan dan semakin memberi kemudahan bagi warga Taiwan di Amerika Serikat.
Ia mengatakan, meraih kemundahan berwisata bagi warga Taiwan dan mendorong interaksi serta pertukaran masyarakat merupakan kebijakan penting Kementerian Luar Negeri. Beberapa tahun terakhir Taiwan telah berhasil masuk dalam program “bebas visa Amerika Serikat”bahkan menjadi negara ke tiga Asia Timur yang dimasukkan dalam daftar program “Global Entry”.