(Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan adanya tekanan yang diberikan oleh pihak pemerintah Daratan Tiongkok, serta sikap “Prinsip Satu Tiongkok” yang menjadi acuan dalam Organisasi Kesehatan Sedunia atau WHO, maka prosentase kemungkinan bagi Taiwan untuk dapat turut diundang hadir dalam rapat, juga semakin rendah. Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Chen Shih-chung pada hari Rabu tanggal 21 Maret menyampaikan bahwa kondisi langkah Taiwan dalam turut berpartisipasi di rapat WHA saat ini termasuk sangat terjal dan sulit, namun tentu saja pihak Kementrian Kesehatan dan Kesejahteraan atau MOHW tidak akan putus asa memperjuangkannya. Sekalipun tidak mendapatkan undangan untuk turut hadir dalam rapat WHA, namun Taiwan tetap akan berupaya bersuara di berbagai ajang internasional. Chen Shih-chung mengecam sikap Sekretariat Jendral WHO, yang dinilai menggunakan taktik politik untuk menekan “Aliansi Medis dan Kedokteran Taiwan”.
Rapat WHA sendiri akan digelar di Jenewa pada tanggal 21 hingga 26 Mei mendatang. Merujuk kepada informasi yang didapatkan dari pejabat di instansi pemerintah, target terbesar yang ingin dicapai untuk tahun ini adalah mendapatkan surat undangan untuk dapat ikut serta dalam rapat WHA, dengan mempersiapkan delegasi perwakilan yang akan dipimpin langsung oleh Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, maka tantangan tahun ini akan lebih tinggi, hal ini disebabkan karena adanya tekanan yang diberikan dari pihak Daratan Tiongkok serta Ketua Pelaksana WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, yang lebih pro kepada “Prinsip Satu Tiongkok”, sehingga kemungkinan bagi Taiwan untuk mendapatkan surat undangan juga menjadi menurun.
Menteri MOHW Chen Shih-chung saat di wawancara oleh media menjelaskan bahwa tekanan yang diberikan oleh Daratan Tiongkok pada tahun ini semakin berat, dan menyebabkan kondisi Taiwan sangat riskan dan kemungkinan tidak diberikan undangan sangat besar. Tetapi pihak MOHW tidak akan putus asa dan akan terus memperjuangkan semaksimalnya.
Chen Shih-chung mengatakan, “Tentu kita harus ikut serta, dalam kondisi seperti saat ini, kita justru harus lebih bersemangat maju ke depan, dan menyuarakan kondisi Taiwan kepada masyarakat internasional. Kita tentu harus ikut serta berpartisipasi dalam WHA, dan WHA sendiri juga membutuhkan kontribusi nyata Taiwan kepada dunia melalui partisipasi Taiwan dalam rapat WHA.”
Tekanan yang ada, tidak saja hanya dalam masalah partisipasi Taiwan di rapat WHA, bahkan “Aliansi Medis dan Kedokteran Taiwan” juga telah mendapatkan perintah dari “Aliansi Medis Kedokteran Dunia” yakni berupa perbaikan penyebutan nama dalam situs resmi yang ada, dengan menjadi “Taiwan, Tiongkok””. Untuk hal ini, Chen Shih-chung mengecam sikap dan tindakan Sekretaris Jendral WHO, terlebih-lebih target WHO tahun ini adalah untuk program partisipasi bidang medis kesehatan yang menyeluruh di dunia, namun tindakan tekanan yang diberikan justru menunjukkan sikap permainan politisasi oleh instansi terkait. Untuk itu, pihak MOHW juga telah mengajukan surat protes kepada yang bersangkutan.