(Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang belum lama ini baru menandatangani “Peraturan Wisatawan Amerika ke Taiwan”, Kementrian Luar Negeri atau MOFA pada hari Sabtu tanggal 17 Maret menyampaikan ucapan terima kasih kepada Amerika, sekaligus menekankan bahwa pihaknya akan tetap melanjutkan program kerja yang berkesinambungan, sehingga diharapkan mampu mempererat hubungan kerjasama antara Taiwan dengan Amerika.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menindaklanjuti “Peraturan Wisatawan Amerika ke Taiwan (H.R. 535)” yang diloloskan dalam rapat Senat dan Dewan Perwakilan Amerika Serikat pada bulan Januari dan Februario 2018, dengan menandatangani pengesahan peraturan tersebut pada hari Jumat tanggal 16 Maret waktu Amerika Serikat. Peraturan ini akan memperkuat hubungan di dalam berbagai bidang antara Taiwan dengan Amerika Serikat, sehingga mampu meningkatkan level hubungan Taiwan dan Amerika.
MOFA menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak eksekutif dan legislatif dari Amerika Serikat yang telah memberikan dukungan dan keramahan bagi Taiwan.
Juru Bicara MOFA Andrew Lee mengatakan, “Sehubungan dengan keramahan dan dukungan yang diberikan oleh pihak eksekutif dan legislatif Amerika Serikat, kami haturkan terima kasih dan selamat. Berkenaan dengan keramahan yang disampaikan oleh teman-teman di dalam badan perwakilan rakyat negara Amerika Serikat, termasuk juga tindakan positif yang dilakukan oleh pemerintah di bawah kepemimpinan Donald Trump, kami sampaikan terima kasih. Selain itu hubungan kerjasama yang dilandasi dengan asas saling percaya, saling memberikan kemudahan dan saling menguntungkan dapat terus berlanjut. Kami akan tetap melakukan komunikasi dengan pihak terkait, memperdalam hubungan antara Taiwan dengan Amerika dalam berbagai elemen, sehingga mampu bersama bergandengan tangan menyongsong masa depan yang gemilang.”
Pihak MOFA menjelaskan bahwa hubungan antara Taiwan dengan Amerika bberjalan dengan baik dan erat, bahkan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir ini, kedua belah pihak telah menjalin berbagai program kolaborasi, sehingga semakin memperkokoh hubungan yang telah ada. Donald Trump yang menjabat sebagai presiden, hingga saat ini telah beberapa kali mengutus staf dari instansi terkait untuk melakukan kunjungan ke Taiwan, melakukan pembahasan dalam bidang hubungan perdagangan, kebudayaan, pendidikan dan “Sistim strategi pelatihan kerjasama Taiwan dan Amerika atau GCTF”.