(Taiwan, ROC) -- Daratan Tiongkok beberapa hari lalu mengeluarkan 31 kebijakan untuk Taiwan, Yuan Eksekutif hari Jumat (16/3) menyampaikan, berkedok memberikan kemudahan namun didalamnya ingin mempengaruhi sikap tatanan negara, yang jelas menghadapi “31 kebijakan bagi Taiwan” pemerintah akan berupaya sekuat tenaga dan tanpa rasa takut berjuang memperkokoh Taiwan.
Wakil Yuan Legislatif, Shih Jun-ji siang hari Jumat (16/3) mengelar jumpa pers untuk memberitahukan respon Taiwan terhadap 31 kebijakan ini, berdasarkan laporan yang diberikan Yuan Legislatif, tujuan dari kebijakan ini adalah untuk memasukan keahlian, modal dan tenaga berbakat Taiwan untuk membantu menyelesaikan masalah yang ditimbulkan dari perkembangan ekonomi Daratan Tiongkok.
Yuan Eksekutif mengemukakan, dalam 31 kebijakan ini terdapat 14 kebijakan yang ada, 10 kebijakan ekspansi dan 7 kebijakan baru yang mana kebijakan-kebijakan ini dapat dikelompokkan menjadi 7 kategori. Pemerintah akan bersikap tegas dalam menghadapi hal ini.
Yuan Eksekutif menyampaikan, Daratan Tiongkok menyedot tenaga berbakat Taiwan dari semua bidang, dan Taiwan tidak merasa takut menghadapi tantangan ini. pemerintah akan mempertimbangkan matang-matang dalam berbagai hal dan dari berbagai posisi, dengan mempertahankan keunggulan Taiwan dalam rantai pasokan global dan memperdalam pasar modal, mengoptimalkan lingkungan pendidikan dan peran sekolah, membangun sistem investasi dan inovasi, memperluas pasar saham dan sebagainya.
Yuan Eksekutif mengemukakan, dengan dasar kebebasan, demokrasi, hukum politik pemerintah Taiwan akan membangun Taiwan menjadi negara yang dapat menarik tenaga berbakat unggulan dunia, membangun kekuatan dan kemampuan ekonomi Taiwan.
Dunia luar meragukan, makna dari Yuan Eksekutif yang menjadikan “kemudahan Taiwan” menjadi “terhadap Taiwan”? Perdana Menteri William Lai hari Jumat (16/3) di Yuan Legislatif mengemukankan, merubah jadi “terhadap Taiwan” untuk menyederhanakan kata.
Perdana Menteri William Lai, “Apabila kita menelaah 31 kebijakan menggunakan “terhadap Taiwan” relatif lebih jelas, kita juga harus menghindari permainan kata dari Daratan Tiongkok.”
Mengenai apakah prihatin tenaga kerja Taiwan diambil? William Lai mengatakan, masyarakat seharusnya memiliki keyakinan pada Taiwan, perjuangan 23 juta warga Taiwan selama puluhan tahun telah mengkumulatif kekuatan ekonomi, asalkan bersatu agar akar dapat tertanam kuat, batang pohon dapat berdiri tegak dan berdaun lebat maka diyakinin akan dapat memberi asupan makanan yang cukup dan Taiwan pasti akan ada cara untuk berjalan keluar.