Kunci bagi perkembangan interaksi kebudayaan antar Selat Taiwan adalah menghormati kebebasan berkarya dan berekspresi, dan keterbukaan yang diadopsi di Taiwan terhadap kreativitas kesenian adalah aset berharga bagi Taiwan sendiri.
Demikian ditegaskan Perdana Menteri Lai Ching-te (賴清德) ketika memimpin rapat kerja Yuan Eksekutif, Kamis, membabas tentang berbagai penghargaan yang diraih sejumlah karya Taiwan dalam dunia perfileman dan penerbitan internasional belakangan ini.
Penghargaan-penghargaan tersebut mencakup diraihnya nominasi oleh filem “The Great Buddha” dalam “New Directors/New Films Festival,” dimenangkannya hadiah filem terbaik dalam “Tokyo Anime Award Festival” oleh “On Happiness Road,” serta diraihnya nominasi oleh novel “The Stolen Bicycle” dalam “Man Booker International Prize.”
Deputi Juru bicara Yuan Eksekutif Ernesto Ting Yun-kung (丁允恭) mengutip Lai yang mengatakan, “Artis dan seniman boleh secara bebas berkreasi di Taiwan untuk mengembangkan potensi kreativitas masing-masing. Kunci bagi perkembangan interaksi kebudayaan antar Selat Taiwan adalah menghormati kebebasan berkarya dan berekspresi. Sistem sensor akan merusak kebebasan berkarya.”
Lai memuji karya-karya yang meraih penghargaan internasional tersebut sebagai suatu kebanggaan budaya Taiwan, juga membuktikan semangat “semakin lokal, semakin internasional,” tutur Ting.