(Taiwan - ROC) Institut Penelitian Ekonomi Taiwan (TIER) hari ini tanggal 25 Juli mengumumkan survei perkiraan kecenderungan pergerakan ekonomi domestik untuk bulan Juli, karena peningkatan ekspor, konsumsi domestik yang aktif sehingga perkiraan Pendapatan Domestik Bruto (PDB) untuk bulan Juli meningkat, menjadi 3,28%, naik 0,05% dibandingkan dengan perkiraan pada bulan April yaitu sebesar 3,23%. Tetapi TIER beranggapan, pada paruh akhir tahun ada beberapa hal yang dikhawatirkan seperti kebijakan moneter AS yang menjadi sorotan internasional dan masalah militer internasional yang mungkin dapat menimbulkan konflik; untuk domestik juga harus memperhatikan outflow uang panas dari pasar saham dan turunnya harga properti serta situasi lainnya.
TIER tanggal 25 mengemukakan, Pengamat ekonomi terkemuka dunia merasa optimis dengan perekonomian global 2 kwartal terakhir tahun 2014, begitu pula dengan situasi ekonomi internasional secara keseluruhan, untuk perekonomian dalam negeri, dengan adanya pengaruh faktor menguntungkan ini, jumlah pemesanan asing dan swasta juga ikut terdongkrak naik.
Meskipun demikian, Kepala Pusat Perkiraan Iklim Ekonomi, Sun Ming-de beranggapan, untuk paruh ke bawah tahun ini ada beberapa kekhawatiran yang perlu diperhatikan.
Sun Ming-de mengatakan : pemulihan pasar domestik dan pasar tenaga kerja merupakan unsur utama revisi naik perkiraan kali ini, tetapi kali ini tidak dapat mengabaikan beberapa kekhawatiran, yang pertama adalah saham, bursa saham paruh akhir tahun tidak akan sebaik dengan paruh awal tahun, karena periode dasar kita relatif tinggi; kedua adalah ekspor, mungkin tidak sebaik seperti yang kita perkirakan sebelumnya, karena peningkatan ekspor pada paruh pertama tahun ini hanya meningkat 2%, pada paruh tahun ke bawah kebanyakan menaruh harapan besar pada saham perusahaan apple, sebenarnya kita masih ada ekspor lainnya seperti produk baja, petrokimia atau panel masih memiliki tantangan besar.
Selain itu, berdasarkan hasil survei TIER terhadap perkiraan situasi operasional manufaktur, terdapat menurunan kecil pada manufaktur domestic, sedangkan pelayanan jasa terus meningkat, yang perlu diperhatikan adalah meskipun adanya kenaikan setelah penurunan selama lima bulan berturut-turut dari industri konstruksi, tetapi masa depan pasar perumahan masih menunjukkan situasi penyusutan jumlah dan harga.
Pengamat Ekonomi terkemuka dunia menyampaikan, perekonomian Daratan Tiongkok pada kwartal ke dua kembali stabil, perekonomian Jepang juga mengalami perbaikan, tetapi pertumbuhan ekonomi AS tidak seoptimis yang diperkirakan, ditambah dengan masih lambannya pemulihan Euro, masalah Eropa Timur dan Timur Tengah, dan faktor negative dari negara-negara utama di Asia Tenggara juga mempengaruhi penampilan ekonomi dunia, untuk itu TIER beranggapan pengamatan terhadap tendensi mata uang AS setelah QE dan masalah kemiliteran internasional