(Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan terjadinya kasus keluarnya kereta dari jalur, pada jalur kereta hutan di kawasan pegunanan Alishan, dalam satu bulan terakhir ini, Jawatan Kereta Api menghentikan pengoperasian kereta sejak akhir bulan Februari lalu. Instansi terkait memutuskan pengumuman bahwa jalur kereta hutan Alishan sejak tanggal 12 Maret mendatang akan terus berhenti pengoperasiannya selama 3 bulan ke depan, namun untuk 3 jalur kereta di dalam kawasan wisata hutan akan tetap beroperasi secara normal.
Jawatan Kereta Api pada hari Sabtu tanggal 10 Maret melalui pers rilisnya menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan, perbaikan dan mengutamakan keamanan pengoperasian kereta, serta penumpang. Adapun jalur kereta hutan Alishan yang terus dihentikan pengoperasiannya untuk publik selama 3 bulan ke depannya adalah untuk jalur dari stasiun Chiayi hingga ke stasiun Shizilu.
Kepala Pengoperasian Jawatan Kereta Api Jalur Hutan Alishan, Jian Xin-li menjelaskan bahwa saat kereta melaju di atas rel, ada gerbong kereta yang mengalami kasus keluar dari rel jalur sebanyak 4 kali dalam kurun waktu 1 bulan terakhir, dimana yang terakhir terjadi pada tanggal 26 Februari lalu. Kini jalur kereta yang dihentikan pengoperasiannya untuk diperbaiki dan diteliti lebih lanjut terkait kasus keluar dari rel adalah untuk jalur dari stasiun Chiayi hingga ke stasiun Shizilu.
Jian Xin-li menyebutkan bahwa jalur kereta hutan Alishan berada di kawasan pegunungan, sehingga jalur rel kereta akan lebih terjal, banyak kelokan, dan tidak mudah untuk dirawat. Hal ini belum lagi ditambah dengan jumlah angkutan yang terkadang cukup berat, sehingga mempercepat daya tahan aus kereta. Guna dapat mengembalikan kualitas kereta umum ini, pihak Jawatan Kereta Api bekerja sama dengan Departemen Perhutanan, membentuk sebuah tim regu kecil, yang khusus menangani hal tersebut, dan diputuskan jalur kereta diistirahatkan pengoperasiannya sementara waktu selama 3 bulan, untuk selanjutnya diperiksa dan diperbaiki oleh teknisi.
Jian Xin li juga menyampaikan bahwa dengan adanya penghentian pengoperasian tersebut, maka tentu akan memberikan pengaruh kepada para penumpang dan wisatawan. Bagi mereka yang telah membeli tiket kereta, maka diijinkan untuk menukar kembali tiket yang telah di beli tersebut. Masa waktu penukaran kembali tiket adalah selama kurun waktu 1 tahun, dan dapat dilakukan di setiap loket stasiun kereta di seluruh Taiwan, dan tidak akan dikenakan biaya administrasi.
Pihak Jawatan Kereta Api juga menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang telah terjadi.