(Taiwan, ROC) Terkait dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengundang Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un untuk melakukan pertemuan yang mungkin dapat meningkatkan hubungan Amerika Serikat dan Korea Utara, Kementerian Luar Negeri pada hari Jumat (9/3) pagi menyampaikan menyambut baik akan hal ini.
Kementerian Luar Negeri mengemukakan, terhadap pembicaraan penyelesaian masalah perdamaian di semananjung Korea dari pihak manapun selalu disambut baik oleh pemerintah Republik Tiongkok, selaku salah satu bagian dari kawasan Asia Timur, Taiwan selalu memperhatikan perkembangan semananjung Korea.
Kementerian Luar Negeri mengatakan, selain pemerintah telah beberapa kali menghimbau agar Korea Utara memenuhi harapan masyarakat internasional, mentaati kesepakatan Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa, juga berharap dikedepannya bersama-sama dengan masyarakat dunia turut menjaga perdamaian, kestabilan dan kemakmuran di kawasan Asia Timur.
Dari laporan media asing, Kepala Keamanan Nasional Korea Selatan, Chung Eui-yong tanggal 8 Maret memberikan laporan singkat isi pembahasan dalam pertemuan a dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un pada Amerika Serikat, menyampaikan bahwa Kim Jong-un berjanji untuk melakukan denuklirisasi dan berharap secepat mungkin dapat bertemu dengan Trump; Gedung Putih merespon, Donald Trump telah menyetujui sebelum bulan Mei akan melakukan pertemuan degan Kim Jong-un.
Reuters beranggapan, setahun yang lalu terjadi perang mulut antara Donald Trump dan Kim Jong-un bahkan memanas hingga dikhawatirkan akan terjadi peperangan antara mereka, sekarang kedua orang ini akan menyelenggarakan pertemuan yang nantinya akan menjadi terobosan dalam kebuntuan masalah rudal nuklir Amerika Serikat dan Daratan Tiongkok.
Selain itu, Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in dan Kim Jong-un pada akhir April akan melakukan pertemuan ke 3 di Panmunjom.