History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Dewan Pertanian Taiwan Juni Bahas Sertifikasi Halal dengan Malaysia

  • 09 March, 2018
  • Editor
Dewan Pertanian Taiwan Juni Bahas Sertifikasi Halal dengan Malaysia
Produk Pertanian Taiwan

(Taiwan, ROC) Ekspor produk pertanian dan produk olahan Taiwan mengalami perkembanganan. Ketua Dewan Pertanian, Lin Tsung-hsien beberapa hari lalu melakukan kunjungan ke Malaysia, sekembalinya ke Taiwan menyampaikan, untuk lebih memperluas pasar Halal Malaysia maka pada bulan Juni mendatang akan bersama Malaysia membicarakan sertifikat halal secara rinci. Untuk membuat produk olahan pertanian Taiwan memiliki daya kompetitif paling tinggi dan semua bisa mendapatkna sertifikat halal melalui platform resmi agar dapat mencegah produsen berperang sendiri dan menghabiskan biaya yang tidak perlu.

Dewan Pertanian, Lin Tsung-hsien beberapa hari lalu melakukan kunjungan ke Malaysia, dalam kunjungannya ini ia juga secara khusus mendatangi distributor produk pertanian Taiwan di Malaysia. Setibanya Lin Tsung-hsien ke Taiwan dihadapan media ia menyampaikan, daya jual beberapa buah-buahan Taiwan sangat bagus di berbagai negara Asia Tenggara seperti pisang, nanas, mangga dan srikaya nanas, sedangkan untuk produk perikanan kebanyakan adalah ikan ternak seperti Pagrus Major, ikan Gerapu dan ikan Bandeng. Pada kunjungan kali ini juga untuk lebih mengetahui situasi penjualan srikaya nanas Taiwan di Malaysia, berhubung srikaya produk lokal rasanya lebih asam sehingga srikaya nanas Taiwan cukup menonjol, melalui uji coba makan dengan mengundang masyarakat setempat respon yang didapat cukup baik.

Berhubung dengan mayoritas penduduk Malaysia adalah Muslim, Lin Tsung-hisen juga menyampaikan, untuk lebih mengembangkan pasar lokal, produk olahan pertanian Taiwan harus mendapatkan sertifikat Halal. Untuk menghindar masing-masing produsen bertempur sendirian, Badan Pertanian nantinya pada bulan Juni mendatang akan melakukan pembahasan dengan Malaysia.

Lin Tsung-hsien mengatakan, “Saat ini Malaysia akan melakukan pemilihan kongres, sekitar akhir bulan pemilihan akan diselenggarakan, diperkirakan selama setengah tahun pertama, setelah pemilihan paling lambat bulan Juni akan melakukan pembicaraan dengan pihak mereka, membahas lebih rinci, untuk proses yang lebih banyak lagi harus menanti hingga awal Juni, setelah melakukan pembicaraan baru bisa lebih jelas lagi.”  

Berdasarkan data statistik, dari sekitar 200 negara yang ada di dunia ini 60 negara merupakan negara Islam dan 60% diantaranya tinggal di benua Asia, di negara-negara Asia Tenggara seperti di Malaysia saja 60% penduduknya adalah Muslim, adapun dua organisasi Muslim besar dunia yaitu International Halal Intergrity Alliance dan World Halal Forum Secretariat semua bermarkas di Malaysia.

Komentar

Terbarumore