(Taiwan/ROC) --- Yuan Eksekutif pada Jumat (23/2) mengumumkan daftar perombakan kabinet menteri. Juru bicara Yuan Eksekutif, Hsu Kuo-yung (徐國勇) mengemukakan bahwa hubungan lintas selat, diplomatik dan pertahanan merupakan otoritas Kepala Negara, namun perombakan ini tetap dilakukan di bawah naungan Yuan Eksekutif. Hal ini menandakan bahwa Presiden Tsai Ing-wen terus bertukar pendapat dengan Perdana Menteri William Lai.
Yuan Eksekutif pada Jumat (23/2) telah mengumumkan daftar perombakan kabinet menteri. Sebagian besar perombakan terjadi di Kementerian Pertahanan, Diplomatik dan Hubungan Lintas Selat.
Juru Bicara Yuan Eksekutif, Hsu Kuo-yung mengemukakan bahwa hubungan lintas selat, diplomatik dan pertahanan negara merupakan otoritas Presiden. Yuan Eksekutif juga sangat jelas menghormati otoritas ini. Namun, ketiga Badan Kementerian tersebut juga merupakan anggota kabinet, sehingga Presiden Tsai Ing-wen dan Perdana Menteri William Lai terus melakukan berbagai komunikasi, guna membahas perombakan yang diperlukan. Hsu Kuo-yung mengatakan, “Saya sekali lagi menekankan bahwa pertahanan negara, hubungan diplomatik dan hubungan lintas selat merupakan otoritas Kepala Negara. Sehingga Presiden Tsai Ing-wen akan berkomunikasi dengan Perdana Menteri William guna untuk membahas perombakan yang diperlukan. Mengingat ketiga badan kementerian ini juga merupakan anggota kabinet. Pertukaran pendapat yang terjadi juga merupakan hal yang wajar”.
Pihak luar mencurigai apakah selama liburan Tahun Baru Imlek, telah terjadi pembahasan untuk merombak kabinet oleh Presiden dengan Perdana Menteri, terkait hal ini Hsu Kuo-yung mengemukakan bahwa pertemuan antar keduanya sering dilakukan. Perihal pembicaraan selama Liburan Tahun Baru Imlek, Hsu Kuo-yung menambahkan bahwa ia tidak mengetahui secara jelas. Ia melanjutkan bahwa pada Jumat (23/2) pukul 13:30, William Lai memasuki Istana Kepresidenan dan pada pukul 14:30 William Lai diketahui telah kembali ke Yuan Eksekutif sembari memegang daftar perombakan kabinet.
Hsu Kuo-yung menambahkan selain kabar berhentinya Lin Mei-chu (林美珠) sebagai Menteri Tenaga Kerja dikarenakan kondisi kesehatan beliau, Perdana Menteri William Lai pada awalnya tidak memiliki rencana untuk merombak kabinet yang telah ada. William Lai sangat menghargai seluruh jajaran anggota pemerintahan, ia juga merasa bahwa kinerja yang telah disumbangsihkan oleh mereka cukup baik. Perdana Menteri Lai juga berharap bahwa kinerja dan prestasi yang telah ada dapat terus dipertahankan.