(Taiwan, ROC) Presiden Tsai Ing-wen mengakhiri perjalanan mengelilingi Taiwan pada liburan Hari Raya Imlek pada hari Minggu setelah secara keseluruhan mengunjungi 18 kuil di 17 kabupaten dan kota di berbagai pelosok Taiwan dalam tiga hari, demikian berdasarkan suatu keterangan pers yang dirilis Kantor Kepresidenan.
Tsai memulai perjalanan tersebut pada hari Jumat, hari pertama tahun baru imlek, untuk berdoa demi keberuntungan rakyat Taiwan dan membagi-bagikan hongbao, hadiah berupa uang yang dibungkus dalam amplop merah, kepada masyarakat, suatu tradisi yang ditaati sepanjang ribuan tahun.
Banyak orang di Taiwan, terutama kalangan penganut Tao dan Budha, akan bersembahyang di kuil pada masa Hari Raya Imlek untuk mengekspresikan kesalehan serta ketulusan, dan memohon berkah sepanjang tahun.
Usai mengunjungi Taiwan selatan pada Jumat dan utara pada Sabtu, kepala negara berangkat ke Taiwan sentral pada hari Minggu, mengunjungi Kuil Fushing di Kabupaten Yunlin, Kuil Shoutian di Kabupaten Nantou, Kuil Haotien di Taichung dan Kuil Nanyao di Kabupaten Changhua.
Sejumlah warga di beberapa daerah yang dikunjungi mengadakan aksi protes untuk mengoposisi reformasi program pensiun yang dipromosikan Tsai, tapi menurut juru bicara Kantor Kepresidenan Alex Huang (黃重諺), ini bukan hal yang luar biasa dalam suatu masyarakat demokratis.