(Taiwan, ROC) - Tanggal 17 Februari adalah hari kedua Tahun Baru Imlek, Perdana Menteri William Lai pulang ke Tainan ke rumah orang tua istri untuk mengucapkan tahun baru Imlek dan bagi amplop merah, kedatangan William Lai disambut dengan hangat oleh masyarakat setempat, bahkan ada yang sejak pukul 6 pagi tadi sudah berbaris dalam antrian untuk mendapatkan amplop merah.
Perdana Menteri William Lai, pagi hari Sabtu (17/2) menuju ke kota Tainan untuk turut dalam upacara sembahyang di Kuil Tianhou (Anping) dan juga mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek pada warga setempat, berharap semua diberi keamanan dan kelancaran, memohon agar negara diberikan kedamaian, kemakmuran bagi rakyatnya, semua diberi kelancaran.
Bersamaan dengan waktu itu, William Lai juga membagikan hung bao, di mana di luar kuil sudah banyak warga setempat yang mengantri panjang. Saat membagikan hong bao William Lai juga menyempatkan diri untuk berfoto bersama, memberikan salam serta mengelus kepala anak-anak kecil, telihat sangat akrab.
William Lai kembali mengemukakan 3 tugas utama yang akan dilakukan di tahun ini, ia mengatakan, tanggung jawab paling penting pemerintah adalah mengembangkan perekonomian Taiwan agar dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi tuan rumah yaitu masyarakat Taiwan; dulu lebih memberatkan utara daripada selatan, sekarang sudah seimbang dan akan terus mengupayakan kesamarataan di seluruh Taiwan. Selain itu dalam upaya meningakatkan angka kelahiran, akan meneliti bagaimana memberikan lingkungan yang lebih baik bagi pendidikan anak, mengurangi beban yang ditanggung orang tua dan merumuskan undang-undang imigrasi agar semakin banyak tenaga berbakat datang ke Taiwan.
Selain itu, terkait persaingan nominasi kandidat untuk pemilu walikota Tainan yang semakin hangat, William Lai hari Sabtu (17/2) mengemukakan, semua calon nominasi harus bersaing dengan benar, tidak main curang, masing-masing harus mengemukakan opini dan kebijakan yang akan diambil untuk bisa mendapatkan dukungan dari warga kota Tainan.