History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Survei : 76% Pekerja Terbeban dengan Tahun Baru Imlek

  • 17 February, 2018
  • Editor
Survei : 76% Pekerja Terbeban dengan Tahun Baru Imlek
Survei : 76% Pekerja Terbeban dengan Tahun Baru Imlek

(Taiwan, ROC) Hasil Survei Bank Tenaga Kerja menunjukkan, 76% pekerja di Taiwan takut menghadapi Tahun Baru Imlek, 7% diantaranya merasa sangat terbeban sehingga tidak ingin ada Tahun Baru Imlek. Beban berat yang mereka tanggung adalah yang pertama memberikan amplop merah, yang kedua kalau ditanya soal pendapatan mereka.

Apa yang membuat pekerja merasa takut dan terbeban ketika Tahun Baru Imlek? Dari hasil survei yang dilakukan Bank Tenaga Kerja memperlihatkan, 76% responden ingin lari dari tahun baru Imlek yang membuat perasaan dan ekonominya terbeban, diantaranya ada 7% tidak ingin tahun baru Imlek karena beban yang mereka tanggung sangat berat.

Yang menjadi sumber beban bagi mereka adalah beban memberi amplop merah, beban karena ditanya pendapatan kerja, disbanding-bandingkan dengan keluarga dan kerabat lain dan beban ditanyakan soal pasangan.

Survei memperlihatkan, rata-rata pengeluaran amplop merah untuk tahun baru Imlek dari responden yang adalah pekerja sebesar NTD22.123,-. Rata-rata isi amplop merah untuk ayah, ibu, kakek nenek dan istri sebesar NTD9.388,- atau sekitar 1/4 dari gaji rata-rata responden yaitu NTD38.250,-. Apabila dilihat dengan kombinasi jenis pekerjaan menunjukkan mereka yang bekerja di bidang teknologi informatika dan pelayanan bisnis bidang finance lebih tidak pelit dalam memberikan amplop merah.

Manajer Pusat Pengembangan Karier Bank Tenaga Kerja 111, Lee Da-hua mengatakan, “Amplop mereka yang berkerja di dua bidang ini lebih banyak, terutama yang bergerak di bidang teknologi informatika, menempati urutan pertama yaitu rata-rata sebesar NTD10.516,- sedangkan di bidang finance rata-rata NTD10.221 jadi pekerja di dua bidang paling tidak pelit.”

Survei yang dilakukan dari 25 Januari hingga 8 Februari 2018 dengan sampel valid 1.064 tingkat kepercayaan 95% dan tingkat kesalahan sebesar kurang lebih 3%.

Komentar

Terbarumore