Jakarta (ANTARA News) – Presiden Joko Widodo ingin masyarakat di Indonesia memanfaatkan peluang revolusi industri 4.0 khususnya untuk kepentingan perkuatan karakter bangsa.
Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, menyebutkan keinginan Presiden Jokowi tersebut di tengah era globalisasi yang sudah tidak terhindarkan lagi dan kompetisi antarnegara yang semakin ketat dimana semua negara ingin jadi pemenang.
Menurut Presiden, teknologi berkembang sangat cepat dari hari per hari. Teknologi terus berkembang dengan lalu lintas orang, lalu lintas barang, lalu lintas modal, lalu lintas informasi, semuanya berjalan sangat cepat.
Revolusi Industri 4.0 memang membawa beberapa akibat negatif seperti media sosial pembawa berita bohong, juga pergeseran model-model bisnis yang mengakibatkan beberapa jenis pekerjaan tidak lagi dibutuhkan.
“Namun juga bangyak kesempatan positif yang bisa kita pakai untuk menjadikan sebagai pemenang apabila kita bisa memanfaatkan peluang-peluang ini,” kata Kepala Negara.