History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

FSC: Para Pelaku Usaha Bank Taiwan Mendirikan Cabangnya di Negara Sasaran Kebijakan Baru ke Arah Selatan

  • 10 February, 2018
  • Editor
FSC: Para Pelaku Usaha Bank Taiwan Mendirikan Cabangnya di Negara Sasaran Kebijakan Baru ke Arah Selatan
FSC: Para Pelaku Usaha Bank Taiwan Mendirikan Cabangnya di Negara Sasaran Kebijakan Baru ke Arah Selatan

(Taiwan/ROC) --- Menurut data statistik yang dirilis oleh Dewan Pengawas Keuangan (FSC), tahun 2017 terdapat 10 bank yang mendapatkan izin untuk membangun cabangnya di negara yang menjadi sasaran dalam Kebijakan Baru ke Arah Selatan. Menurut data yang ada, pada tahun 2017 terdapat 21 cabang bank yang berasal dari Taiwan, 17 di antaranya dibangun di negara sasaran Kebijakan Baru ke Arah Selatan. Selain angka ini mencetak rekor baru, jumlah pendapatan yang berhasil masuk ke kas negara juga meningkat sebanyak NT$ 55,9 miliar.

 

FSC pada Kamis (8/2) mengumumkan hasil yang menunjukkan bahwa jumlah pendapatan yang didapat dari pembayaran pajak luar negeri bank pada tahun 2017 mencapai NT$ 55,9 miliar, angka ini meningkat NT$12,4 miliar dari tahun 2016.

 

Wakil Ketua FSC, Wang Li-qun (王立群) mengemukakan bahwa pada tahun 2017 terdapat 21 pelaku usaha bank yang mengajukan permohonan untuk membangun cabangnya di luar negeri. Angka ini merupakan yang terbanyak dalam sejarah. Di antaranya, terdapat 10 bank yang mengajukan permohonan pembangunan 17 cabang di negara sasaran Kebijakan Baru ke Arah Selatan. Selain itu, juga terdapat 2 bank yang akan membangun cabangnya di Daratan Tiongkok, meliputi Land Bank of Taiwan di Xiamen dan Chinatrust di Shenzhen.

 

Wang Li-qun menambahkan bahwa jumlah pendapatan negara yang didapat dari pembayaran pajak luar negeri bank mencapai NT$ 55,9 miliar. Angka ini meningkat sebanyak NT$12,4 miliar dari tahun 2016, di antaranya cabang Hongkong menyumbang NT$ 25 miliar, Amerika Serikat NT$ 8,5 miliar, Jepang NT$ 6,4 miliar, Daratan Tiongkok NT$ 5,4 miliar dan Singapura NT$ 3,1 miliar.

 

Jika dibandingkan dengan tahun 2016, pemasukan yang di dapat dari luar negeri menunjukkan peningkatan sebesar NT$ 1,3 miliar hingga NT$ 4,3 miliar di masing-masing negara. Untuk cabang Amerika Serikat, pendapatan ini ditambah dari denda yang dikenakan kepada Bank Mega sebesar NT$ 5,7 miliar. Untuk cabang Daratan Tiongkok, dikarenakan adanya fluktuasi mata uang RMB, mengakibatkan meningkatnya keuntungan yang didapat mencapai 2 kali lipat.

 

Untuk negara sasaran Kebijakan Baru ke Arah Selatan, jumlah keuntungan yang masuk ke kas negara mencapai NT$ 8,5 miliar, meningkat NT$ 660 juta. 

Komentar

Terbarumore