(Taiwan, ROC) Sejak terjadinya gempa kuat di Hualien hingga sekarang, masih terdapat 7 orang korban yang hilang terjerat dalam reruntuhan gedung Yun Men Cui Di, berdasarkan daftar nama Pusat Penanggulangan Bencana Kabupaten Hualien, ke 7 orang ini semua tinggal di Beauty Stay Hotel, termasuk pasangan suami istri berkewarganegaraan Kanada, PeterSo dan Hsiau Min-yu yang tinggal di kamar 213 dan 5 orang wisatawan Daratan Tiongkok yang tinggal di kamar 201 (Yang Jie, Ting Shou-hui, Her Feng-hua, Yang Hao-ran). Para anggota tim penolong berlomba dengan waktu berupaya sekuat tenaga mencari dan memberikan pertolongan korban.
Ketua Tim Pencari Khusus, Pemadam Kebakaran, Liang Guo-wei, hari Jumat (9/2) siang ketika menerima wawancara menyampaikan, anggota tim penolong melalui langit-langit lantai 3 berupaya masuk ke lantai 2, dengan alat pendeteksi mencari korban. Pada pukul 1:20 sore tadi menemukan potongan kaki di kamar 213, saat ini upaya pengalian mencari korban tetap terus berjalan.
Terkait 5 orang wisatawan asal Daratan Tiongkok yang terjerat di reruntuhan kamar 201, Bupati Hualien, Fu Kun-chi, pagi hari tadi menyampaikan, saat ini masih belum dapat mencapai kamar tersebut sehingga tidak bisa mendeteksi apakah masih ada korban yang hidup, ia meminta tim penolong agar berupaya sekuat mungkin untuk dapat menghampiri kamar tersebut. Berhubung lantai bawah gendung mengalami kehancuran parah akibat bencana gempa sehingga ruang gerak yang tersisa sangat kecil, sehingga memperlambat upaya pertolongan, demi keselamatan dan keamanan korban dan tim penolong maka tim pakar bangunan berada di lokasi untuk memberikan bantuan instruksi.
Hingga tenggah malam hari ini (9/2) bantuan pertolongan korban bencana gempa di Hualien melewati masa emas 72 jam, apakah sesudah itu akan melakukan pengalian besar-besaran? Fu Kun-chi mengemukakan, pengalian gedung Yun Cui harus melalui perhitungan dari segi teknik sipil, structural dan arsitek, selain itu juga mempertimbangkan aspek hukum dan lain sebagainya baru akan diambil keputusan.
Selain itu Hotel Marshal dan gedung Guo Shen yang mengalami kerusakan parah dan membahayakan, hari Jumat (9/2) mulai dilakukan pembongkaran gedung, Fu Kun-chi menyampaikan, pemerintah kota juga akan memeriksa keamanan dari gedung dan rumah tinggal disekitarnya, apabila didapati ada bangunan yang membahayakan maka akan dirobohkan pula.