(Taiwan, ROC) – Kabupaten Hualien pada tanggal 6 Malam terjadi gempa besar berkekuatan 6 skala richter dan menyebabkan Gedung Yun Men Chuei Ti dan beberapa lainnya rubuh. Berdasarkan data Pusat Penanggulangan Bencana, hingga tanggal 8 Februari pukul 15:00, tercatat ada 9 orang meninggal, 270 orang luka-luka dan 10 orang belum diketahui keberadaannya. Bupati Hualien Fu Kun-chi (傅崐萁) dalam konferensi persnya mengatakan, proses penyelamatan akan diselesaikan pada malam ini hingga esok pagi, dan diperkirakan pada pukul 6 pagi akan menggunakan alat berat.
Fu Kun-chi mengatakan, besok pukul 6 pagi hari akan melakukan pembongkaran terhadap 2 bangunan yang berbahaya di Guo Sheng 6th Street dan Hotel Marshal. Terkait Gedung Yun Men Chuei Ti, akan dikerjakan bersama asosiasi teknik sipil, asosiasi arsitektur dan Kejasaan setempat melakukan pemeriksaan terakhir, baru dilakukan pembongkaran dengan alat berat. Semoga dapat sesegera mungkin menyelamatkan semua orang, meskipun sulit, namun setidaknya dapat menemukan orang yang hilang.
Bupati mengatakan, saat ini orang-orang yang belum ditemukan telah di umumkan di kantor pemerintah daerah, semoga keluarga dari orang yang hilang ini dapat memberikan laporan atau menghubungi orang terkait dan tim pencari dapat memastikan kemungkinan keberadaannya.
Juru bicara Yuan Eksekutif Hsu Kuo-yung (徐國勇) dalam konferensi pers usai rapat kabinet, menyampaikan pesan dari Perdana Menteri (PM) William Lai (賴清德), yang meminta instansi terkait untuk mendahulukan tugas yang terkait korban bencana. Tugas menyelematkan nyawa adalah pekerjaan paling utama dan harus menggunakan waktu sebaik mungkin serta tidak boleh menyerah atas segala kemungkinan cara menyelamatkan.
Hsu Kuo-yung mengatakan, Yuan Eksekutif telah membentuk “Tim Bantuan Bencana dan Rekonstruksi”, di bawah pimpinan Menteri Non-Portofolio Chen Mei-ling (陳美伶) untuk melaksanakan tugas rekonstruksi dan hari ini telah dilangsungkan rapat pertama. Yuan Eksekutif juga akan mengucurkan 300 juta dolar Taiwan terlebih dahulu kepada Pemerintah Daerah Hualien untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Hsu Kuo-yung mengatakan, “Tugas terkait rekonstruksi akan dilaksanakan oleh tim khusus yang mengumpulkan instansi terkait untuk membantu pemerintah daerah, sore hari ini akan di Hualien akan diadakan rapat pertama. Yuan Eksekutif juga akan mengucurkan dana 300 juta dolar Taiwan terlebih dahulu untuk didistribusikan bagi pemerintah daerah Hualien, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat korban bencana. Bantuan akan didasarkan pada prinsip menguntungkan, longgar dan cepat, memberikan dana bantuan melalui cara yang paling efektif.”
Dikarenakan saat ini masih ada masyarakat yang tejebak dan tidak diketahui kondisinya dari bangunan yang rubuh, namun kemanan bangunan akan mempengaruhi tugas penyelamatan. Oleh karena itu, PM juga meminta Kementerian Dalam Negeri bersama dengan Asosiasi Teknik Sipil untuk segera membantu menstabilkan bangunan agar tugas penyelamatan tim dapat lebih cepat dan menyeluruh.