History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Yuan Eksekutif: Reaktor no. 2 PLTN no. 2 dalam proses permohonan untuk kembali beroperasi

  • 05 February, 2018
  • Editor
Yuan Eksekutif: Reaktor no. 2 PLTN no. 2 dalam proses permohonan untuk kembali beroperasi
Juru bicara Taipower Hsu Tsao-hua (徐造華)

(Taiwan, ROC) Perusahaan Taipower dan Yuan Eksekutif hari Senin masing-masing membuktikan, pemulihan operasi reaktor no. 2 di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) no. 2 sedang diusahakan untuk menangani kebutuhan penggunaan listrik dan mengurangi dampak polusi udara.

Juru bicara Taipower Hsu Tsao-hua (徐造華) pagi tadi membuktikan, Taipower sedang menyiapkan dokumen bersangkutan untuk mengajukan permohonan pemulihan operasi reaktor no. 2 PLTN no. 2 kepada Dewan Energi Atom (AEC).

Menurut Hsu, reaktor tersebut baru saja selesai direparasi akhir tahun lalu dan telah dibuktikan aman melalui berbagai uji coba, maka sekarang hanya menanti persetujuan dari AEC untuk kembali beroperasi.

Sementara itu, juru bicara Yuan Eksekutif Hsu Kuo-yung (徐國勇) mengemukakan, Taipower telah memberitahukan Yuan Eksekutif bahwa mereka akan mengajukan permohonan kepada AEC pada hari Senin agar operasi reaktor no. 2 PLTN no. 2 bisa dipulihkan, dan hal ini telah segera dilaporkan kepada Perdana Menteri.

Hsu Kuo-yung mengatakan, “Perihal keterangan pers dari Taipower, mereka telah memberitahukan Yuan Eksekutif, dan saya telah sampaikan laporan kepada Perdana Menteri Lai bahwa permohonan tersebut hari ini akan diajukan oleh Taipower kepada AEC.”

Menurut Hsu, reaktor no. 2 PLTN no. 2 memiliki izin operasi hingga 2023, tapi bagaimanakah nasibnya usai reparasi kali ini, Yuan Eksekutif akan sepenuhnya menghormati keputusan AEC selaku lembaga tertinggi yang mengatur sumber energi listrik di Taiwan.

Sekedar informasi, reaktor no. 2 PLTN no. 2 mengalami melfungsi pada akhir tahun lalu. Usai direparasi, berbagai uji coba terhadap ventilasi dan kestabilan mesinnya telah dilaksanakan. Meski keamanannya tidak diragukan, proses permohonan dan persetujuan diperkirakan memakan waktu setidaknya satu bulan sebelum reaktor tersebut resmi beroperasi kembali.

Komentar

Terbarumore