(Taiwan/ROC) --- Direktoral Jenderal Budjet, Akutansi dan Statistik (DGBAS) beberapa hari lalu mengemukakan bahwa pada kuartal keempat tahun 2017 tingkat pertumbuhan GDP meningkat 3,28%. Tingkat pertumbuhan ekonomi pada tahun 2017 mencapai 2,84%. Angka ini selain memecahkan rekor tertinggi selama 11 kuartal terakhir, juga merupakan pencapaian tertinggi selama 3 tahun terakhir.
DGBAS beberapa hari lalu mengumumkan survei terbaru terkait tingkat pertumbuhan ekonomi pada kuartal keempat tahun 2017, yakni sebesar 3,28%. Angka ini lebih besar 0,98% dibandingkan perkiraan awal pada Bulan November 2017. Ini juga merupakan rekor tertinggi selama 11 kuartal terakhir. Jika 3 kuartal pada tahun 2017 sebelumnya juga dihitung, maka tingkat pertumbuhan ekonomi akan mencapai 2,84%. Angka ini meningkat 0,26% dari perkiraan awal.
DGBAS menganalisa bahwa pertumbuhan ini diperoleh dari pemulihan ekonomi global yang signifikan. Nilai ekspor pada kuartal keempat meningkat 10%, pertumbuhan ini juga memberikan dampak bagi industri sebesar 2 digit, meliputi industri komponen elektrik, mesin, logam, produk karet dan plastik. Dan untuk kebutuhan domestik, situasi ketenagakerjaan dan sistem pemberian upah juga terpantau stabil. Selain itu, meningkatnya antusias dari pasar modal dan melonjaknya nilai transaksi mengakibatkan naiknya indeks harga saham sebesar 15%. Kenaikan di dalam negeri juga membawa angin segar bagi para pelaku usaha yang bergerak di bidang penjualan telepon genggam (HP) dan aksesoris HP. Neraca pertumbuhan ekonomi domestik mencapai 2,92% pada kuartal keempat.
Secara keseluruhan DGBAS percaya bahwa pertumbuhan ekonomi akan terus berkembang dan akan lebih baik dari yang telah diperkirakan. Huang Wei-jie (黃偉傑) yang merupakan salah satu pakar DGBAS mengatakan, “Jika dilihat dari data yang tersedia saat ini, perekonomian kita masih terbilang stabil. Pencapaian ini juga melampaui dari yang diperkirakan di awal. Hal ini juga tidak menampik dari membaiknya perekonomian secara global. Dikarenakan saat ini nilai ekspor merupakan salah satu alasan mengapa perekonomian Taiwan membaik dan hal ini tentunya akan terus menjadi fokus kinerja kami di masa depan”.
DGBAS melanjutkan bahwa jumlah wisatawan yang berkunjung ke Taiwan juga mengalami peningkatan, wisatawan Daratan Tiongkok pada kuartal keempat meningkat sebesar 18%, angka ini merupakan nilai positif yang terjadi selama 6 kuartal terakhir. Untuk wisatawan dari 18 negara yang masuk dalam daftar Kebijakan Baru ke Arah Selatan, juga meningkat sebanyak 16% pada kuartal keempat.