(Taiwan/ROC) --- Yuan eksekutif menetapkan 7 kebijakan yang menjadi prioritas bagi pemerintah untuk tahun 2018, hal ini meliputi; restrukturisasi industri, menetapkan wacana pembangunan infrastrutur untuk masa mendatang, memperkuat kesejahteraan dan keselamatan para buruh, mempromosikan transformasi energi, serta perawatan jangka panjang bagi para lansia.
Berdasarkan laporan tertulis yang telah dikirim ke Yuan Legislatif, Taiwan tengah menghadapi tantangan serta hambatan yang dapat dikategorikan sulit, tantangan ini meliputi masalah struktur dalam perkembangan industri, macetnya dana investasi, penyesuaian terhadap kebijakan buruh yang baru, transformasi energi, menurunnya angka kelahiran dan semakin menuanya penduduk. Hal ini diperparah dengan ditemukannya masalah yang cukup signifikan dalam berbagai kebijakan pemerintah, yakni kebijakan dana pensiun, sistem peradilan, sistem perpajakan dan keadilan transisional serta berbagai isu sosial lainnya.
Guna untuk menghadapi segala tantangan tersebut, pemerintah tengah gencar menggalang kerja sama dengan Amerika Serikat, Jepang dan Uni Eropa. Dalam rangka untuk memperkuat jaringan perdagangan dan ekonomi regional, pemerintah juga sedang mempromosikan Kebijakan Baru ke Arah Selatan, serta mendorong berbagai kerja sama dan pertukaran dengan ASEAN, Asia Selatan dan Selandia Baru. Diharapkan dengan adanya kerja sama tersebut mampu memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak dan dapat mendongkrak peluang bisnis serta menjaga kestabilan regional.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa tim yang berada di bawah naungan Yuan Eksekutif akan berusaha keras untuk meningkatkan perekonomian domestik dan membawa peluang investasi ke Taiwan. Selain itu, pemerintah juga telah menetapkan 7 prioritas utama yang akan diterapkan, meliputi mempercepat pelaksanaan program industri inovatif 5+2 dan kebijakan PIP (Program Infrastruktur Prospektif). Dengan adanya ketetapan tersebut, diharapkan mampu untuk mendorong pertumbuhan investasi di dalam negeri.
Selain itu, pemerintah juga akan fokus terhadap keselamatan dan kesejahteraan para pekerja, menjaga kestabilan akan permintaan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh setiap pelaku usaha dalam proses restrukrusisasi ekonomi. Guna untuk menjaga kestabilan kebutuhan pasokan listrik, pemerintah juga akan mencanangkan program transformasi energi dan akan tetap bersikukuh menjadi salah satu negara yang tidak mendukung energi nuklir. Pemerintah juga akan mengejar pekerjaan rumah untuk menyelesaikan reformasi perpajakan dan beberapa proyek yang telah dibangun.
Terkait akan masalah penduduk yang semakin menua dan menurunnya angka kelahiran, maka pemerintah akan segera mempercepat pelaksanaan program perawatan jangka panjang. Di bagian akhir dari laporan tersebut, pemerintah juga menekankan akan memperkuat seluruh program pembangunan secara merata dan akan meningkatkan efisiensi dari kinerja pemerintah serta melakukan penghematan terhadap biaya yang dirasa tidak perlu.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa 7 prioritas ini telah menetapkan beberapa dasar kebijakan pada tahun lalu. Ke depannya, tim dari Yuan Eksekutif akan berupaya keras untuk merumuskan strategi yang signifikan untuk memberikan jalan penyelesaian yang pragmats terhadap permasalahan yang pelik. Selain itu, mereka juga menambahkan akan meningkatkan efisiensi dari kinerja dan diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Taiwan.