(Taiwan, ROC) Sehubungan dengan sistim baru untuk perawatan jangka panjang yang diterapkan sejak awal tahun 2018, maka biaya pelaksana pengasuh atau perawatan di rumah yang semula menggunakan sistim perhitungan upah dengan jangka waktu kerja diganti dengan sistim perhitungan per program. Pihak masyarakat umum meragukan perubahan sistim ini akan menurunkan kualitas pelayanan dan peningkatan beban biaya. Berkaitan dengan hal ini maka Asosiasi Pengasuh Keluarga Taiwan atau TAFC menyampaikan terdapat sebanyak 142 jenis tarif pelayanan pengasuh yang akan mendapatkan sebagian dana subsidi dari Kementrian Kesehatan dan Kesejahteraan atau MOHW dan pelaku usaha terkait. Pihak TAFC beranggapan bahwa biaya tersebut tidak semestinya langsung dibebankan kepada masyarakat, dan menghimbau pihak instansi terkait agar dapat mengusulkan berbagai program terpadu lainnya, sehingga mampu memberikan ragam pelayanan yang terbaik bagi masyarakat umum.
Salah satu contoh kasus yang dihadapi oleh ibunda dari salah seorang warga bermarga Luo yang menderita penyakit Artritis Degeneratif, karena membutuhkan perawatan yang lebih kompleks, maka pusat perawatan menolak untuk menangani masalah perawatan terkait, sehingga Ms. Luo harus memilih jenis paket perawatam 90 jam per bulan. Dengan sistim baru yang diterapkan tersebut, dimana dengan jenis pelayanan yang sama hasilnya, Ms. Luo harus mengeluarkan dana bulanan sebesar NT$ 10 ribu, jauh lebih tinggi 2 kali lipat dibandingkan sebelumnya yang hanya berjumlah NT$ 5 ribu.
Sekretaris Jendral TAFC Chen Jing-ning menjelaskan bahwa sistim perhitungan baru diluncurkan bermaksud baik, dimana pemerintah akan memberikan bantuan subsidi dana minimal sebesar NT$ 10.020 maksimal NT$ 36.180 per bulannya. Berkenaan dengan tugas perawatan akan diberikan kepada instansi terkait. Namun kini yang menjadi permasalahan adalah adanya pihak pemberi jasa pelayanan perawatan yang langsung meminta biaya perawatan kepada masyarakat.
Chen Jing-ning mengatakan, “Kesalahpahaman ini terjadi karena standarisasi biaya yang tertera adalah bahan rujukan yang disediakan kepada pelaku usaha, dan bukan sebagai daftar biaya yang boleh dipungut langsung dari masyarakat. Sama halnya dengan sistim asuransi kesehatan, dimana pihak rumah sakit tidak boleh melakukan negosiasi standarnisasi biaya langsung kepada kami.”
Chen Jing-ning menambahkan jika biaya yang tertera dalam daftar standarnisasi tersebut langsung dibebankan kepada masyarakat, maka akan menimbulkan kesalahpahaman masyarakat berkenaan dengan program baru yang diusung oleh pemerintah. Chen menyarankan agar masyarakat dapat mengajukan permohonan bantuan perawatan jangka panjang yang disesuaikan dengan kondisi perekonomian dan kebutuhan kepada instansi yang terkait untuk dapat lebih lanjut dikoordinasikan dengan pihak yang terkait, sehingga masyarakat bisa mendapatkan bantuan perawatan jangka panjang yang sesuai dengan kebutuhan.