(Taiwan, ROC) – Guna mendorong pembangunan di bidang inovasi kreativitas, Dewan Pembangunan Nasional atau NDC pada bulan Oktober tahun 2017 lalu mendirikan Platform Penyesuaian Perundang-Undangan Industri Inovasi Kreatif. Pihak NDC pada hari Rabu tanggal 31 Januari mengemukakan bahwa di kedepannya berbagai situs jasa perhotelan ternama internasional, aplikasi jasa sarana transportasi, bahkan bidang jasa penyedia bantuan hukum, dapat menggunakan platform ini untuk mengajukan pertanyaan terkait permasalahan dan cara penyesuaian bidang hukum dan perundang-undangan Taiwan terkait.
Sejak Platform Penyesuaian Perundang-Undangan Industri Inovasi Kreatif diresmikan, hingga saat ini telah menerima pengajuan sebanyak 13 buah program rencana, dimana 6 di antaranya telah mendapatkan solusi pemecahan masalah yang dihadapi oleh perusahaan asing terkait perijinan untuk melakukan ekspansi usaha di Taiwan. Misalnya salah satu perusahaan inovasi kreatif yang baru saja meluncurkan sistim “Keydex NFC ”, yang berfungsi untuk dapat melakukan pembayaran tiket masuk untuk kereta bawah tanah jenis MRT. Sistim yang awalnya tidak dapat dipergunakan untuk melakukan transaksi pembayaran di supermarket atau toserba kecil, berkat bantuan hasil negosiasi yang dilakukan bersama dengan NDC, pihak Dewan Pengawasan Keuangan atau FSC kini tengah melakukan perbaikan peraturan terkait, sehingga sistim akan dapat segera dipergunakan oleh masyarakat umum untuk transaksi skala kecil di dalam toserba atau supermarket.
Platform yang baru saja diluncurkan dalam kurun waktu 3 bulan, telah mampu menjalankan fungsinya secara optimal. Pihak NDC menjelaskan bahwa dalam kurun waktu tidak lama ke depannya, maka situs jasa perhotelan ternama internasional juga akan mencoba menggunakan platform yang telah disediakan sebagai salah satu bagian pemberian jasa pelayanan kepada para konsumen. Pihak perusahaan asing berharap agar pemerintah juga dapat memberikan kelonggaran dalam peraturan dan undang-undang terkait, khususnya untuk jasa sarana transportasi, sehingga akan mampu menarik perhatian lebih banyak perusahaan asing untuk masuk ke pasar Taiwan.
Anggota NDC Lin Chih-hsien mengatakan, “Misalnya mereka mengajukan pertanyaan kepada FSC, dan pihak FSC menjawab bahwa hal tersebut bukan bagian dari tugas mereka, dan jika perusahaan asing menemukan hambatan, maka mereka tidak akan mendapatkan solusi pemecahan masalah. Saya meminta mereka untuk dapat mengajukan pertanyaan terkait masalah yang mereka hadapi kepada kami, dan tugas kami adalah memberikan penjelasan yang lebih mendetail, sehingga tidak menyesatkan jalan mereka untuk melakukan ekspansi.”
Sehubungan dengan perusahaan sarana transportasi umum jenis UBER dan DIDI yang kini tengah menjadi sebuah trend baru di Taiwan, maka pertanyaan yang akan diajukan oleh pelaku usaha adalah “Bagaimana cara untuk dapat melakukan usaha secara legal, sistim dan peraturan apa saja yang harus dipatuhi?”.
Lin Chih-hsien menegaskan bahwa Platform Penyesuaian Perundang-Undangan Industri Inovasi Kreatif memiliki satu pedoman sikap utama dalam menghadapi berbagai jenis usaha inovasi dan kreatif, yakni: Selama tidak dilarang oleh undang-undang, maka usaha apapun dapat dilakukan di Taiwan. Dengan adanya platform tersebut, diharapkan dapat dipergunakan oleh berbagai perusahaan asing, sehingga mampu melakukan ekspansi usahanya hingga ke pasar Taiwan.